
7 jam, 10 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Garuda Indonesia | 23.15 | 08.30 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Incheon (ICN) adalah salah satu koridor udara tersibuk antara Indonesia dan Korea Selatan. Rata-rata durasi penerbangan langsung adalah sekitar 7 jam 14 menit hingga 7 jam 20 menit. Seluruh maskapai berangkat dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, terminal internasional modern yang dibuka penuh sejak 2016 dan terus diperluas fasilitasnya. Di sisi kedatangan, Korean Air, Garuda Indonesia, dan Asiana Airlines mendarat di Terminal 2 Bandara Incheon, sementara T'way Air menggunakan Terminal 1 — perbedaan ini penting untuk diperhatikan saat merencanakan transportasi lanjutan ke pusat kota Seoul.
Halaman ini khusus rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Incheon (ICN). Untuk opsi dari seluruh bandara di kedua kota, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Seoul.
Harga tiket penerbangan langsung CGK–ICN bervariasi cukup lebar sepanjang tahun, dipengaruhi oleh musim wisata Korea dan hari keberangkatan. Secara umum, harga tiket satu arah kelas ekonomi dapat dimulai dari sekitar Rp 2.357.500 pada bulan-bulan sepi permintaan. Harga terbaik cenderung tersedia pada hari Minggu dan tanggal tengah pekan di luar musim puncak. Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (September–November) adalah periode permintaan tertinggi sekaligus harga tertinggi, terutama saat festival bunga sakura dan foliage daun musim gugur. Sementara itu, bulan Juni–Agustus dan Januari–Februari cenderung menawarkan harga lebih bersaing, meskipun Agustus dapat naik kembali karena musim liburan sekolah Korea. Untuk referensi harga terkini, cek estimasi Rp 2.357.500 yang tampil di halaman ini.
Pemesanan tiket 6–8 minggu sebelum tanggal keberangkatan umumnya menghasilkan harga yang lebih efisien dibandingkan pemesanan mendadak, terutama untuk keberangkatan pada musim puncak (Maret–April dan Oktober–November). Untuk perjalanan ke Korea saat festival besar seperti Chuseok atau Seollal, pemesanan 3 bulan di muka sangat disarankan karena kapasitas penerbangan langsung terbatas. Penerbangan malam hari (late-night departure) dari CGK yang berangkat di atas pukul 21:00 sering kali lebih terjangkau karena slot waktu tersebut kurang populer. Pertimbangkan pula kelas kabin: beberapa maskapai seperti Korean Air dan Asiana Airlines menawarkan Prestige Class (business) dengan layanan premium untuk perjalanan panjang sekitar 7 jam ini. Aktifkan fitur Price Alert di Traveloka agar mendapat notifikasi saat harga turun ke level yang Anda inginkan.
Garuda Indonesia (GA) sebagai maskapai flag carrier Indonesia mengoperasikan sekitar 7 penerbangan per minggu dengan layanan penuh di kelas Ekonomi dan Business. Korean Air (KE), maskapai full-service asal Korea Selatan, mengoperasikan sekitar 8 penerbangan per minggu dan menawarkan kabin Ekonomi, Prestige (Business), hingga First Class pada rute ini. Asiana Airlines (OZ) melayani sekitar 7 penerbangan per minggu dengan pilihan Ekonomi dan Business Class. T'way Air (TW) hadir sebagai opsi low-cost carrier (LCC) yang lebih baru, dengan harga cenderung kompetitif meski layanan di dalam pesawat lebih terbatas. Seluruh maskapai tersebut beroperasi dari Terminal 3 CGK, namun jadwal keberangkatan berbeda-beda — cek langsung di Traveloka untuk membandingkan semua opsi dalam satu tampilan.
Semua penerbangan ke Incheon berangkat dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, terminal terbesar dan termodern di CGK yang khusus melayani penerbangan internasional dari maskapai-maskapai utama. Terminal 3 memiliki area check-in yang luas dengan ratusan konter yang terbagi per maskapai, sistem antrean elektronik, serta kiosk self-check-in yang semakin banyak tersedia. Untuk penerbangan internasional, konter check-in umumnya dibuka 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan ditutup 60 menit sebelum boarding. Tersedia fasilitas lengkap di dalam terminal: lounge berbayar dan lounge maskapai (khusus pemegang tiket Business Class atau kartu prioritas), area makan dan kafe, toko duty-free, musala, serta konter penukaran valuta asing. Setelah melewati imigrasi, area keberangkatan internasional menawarkan lebih banyak pilihan gerai ritel dan restoran. Jarak dari pintu masuk terminal ke gate internasional cukup jauh — gunakan skytrain atau golf cart internal yang tersedia di dalam Terminal 3 agar tidak terburu-buru.
Bandara Soekarno-Hatta terletak sekitar 20–40 km dari pusat Jakarta, dengan waktu tempuh bervariasi tergantung lalu lintas. Pilihan transportasi resmi yang direkomendasikan adalah Kereta Bandara (KA Bandara Soekarno-Hatta) yang menghubungkan Terminal 1, 2, dan 3 dengan Stasiun BNI City (Sudirman) dan Stasiun Manggarai di Jakarta Pusat, dengan waktu tempuh sekitar 40–55 menit dan tarif terjangkau. Selain itu tersedia taksi resmi berargo dari Area Kedatangan (ground floor), layanan ride-hailing yang dapat dijemput di titik pick-up designated, serta bus damri yang melayani berbagai rute ke Jakarta dan sekitarnya. Jika menginap di sekitar Tangerang atau Banten, akses via tol menuju bandara umumnya lebih lancar. Rencanakan waktu perjalanan ke bandara dengan mempertimbangkan kemungkinan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Bandara Internasional Incheon terletak di Pulau Yeongjong, sekitar 48 km di sebelah barat pusat kota Seoul. Penumpang yang tiba dari CGK via Korean Air, Garuda Indonesia, dan Asiana Airlines akan mendarat di Terminal 2, sementara penumpang T'way Air tiba di Terminal 1. Keduanya terhubung oleh shuttle bus gratis yang beroperasi sepanjang hari. Opsi transportasi menuju Seoul sangat beragam. AREX Express Train (Airport Railroad Express) adalah pilihan tercepat: perjalanan langsung dari Bandara Incheon ke Seoul Station ditempuh hanya dalam 43 menit dengan tarif sekitar 13.000 KRW (bisa lebih murah bila dipesan online). Tersedia juga AREX All-Stop yang berhenti di 13 stasiun termasuk Gimpo Airport dan Hongik University dengan tarif sekitar 9.500 KRW dan durasi 56–60 menit. Opsi bus bandara (Airport Limousine Bus) tersedia di Lantai 1 Arrivals dengan lebih dari 33 rute ke berbagai kawasan Seoul dan sekitarnya. Taksi umum dan taksi internasional tersedia di platform kedatangan bagi yang menginginkan kenyamanan lebih langsung.
Namun, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi: perjalanan harus dilakukan dalam grup minimal 3 orang dan seluruh rangkaian perjalanan harus diatur oleh agen perjalanan resmi yang terdaftar. Durasi tinggal maksimal di bawah skema ini adalah 15 hari. Wisatawan tetap wajib mendaftar melalui sistem izin perjalanan elektronik K-ETA (Korea Electronic Travel Authorization) sebelum keberangkatan. Bagi pelancong mandiri yang tidak memenuhi syarat perjalanan grup, pengajuan visa kunjungan ke Konsulat/Kedutaan Korea Selatan di Jakarta tetap diperlukan. Kebijakan ini bersifat sementara — selalu cek informasi terbaru dari Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta atau situs resmi imigrasi Korea sebelum merencanakan perjalanan.
Rute CGK–ICN mengalami lonjakan permintaan yang sangat jelas pada dua musim puncak Korea: musim semi (Maret–Mei) saat bunga sakura bermekaran di seluruh penjuru Seoul — terutama pekan akhir Maret hingga pertengahan April — dan musim gugur (September–November) saat dedaunan berwarna keemasan menghiasi taman dan istana bersejarah. Pada periode ini, harga tiket bisa naik signifikan dan kursi habis lebih cepat. Di sisi sebaliknya, bulan Januari–Februari dan Juni–awal Juli cenderung menjadi low season dengan harga lebih bersaing, meskipun cuaca musim dingin di Seoul (suhu bisa turun di bawah 0°C) perlu diperhitungkan dalam persiapan pakaian. Bulan Agustus juga dapat mengalami kenaikan harga karena musim liburan sekolah Korea. Durasi penerbangan 7 jam 10 menit untuk penerbangan terpendek pada rute ini.
Seoul adalah salah satu kota metropolitan paling dinamis di Asia, memadukan warisan budaya ribuan tahun dengan modernitas kelas dunia. Beberapa daya tarik utama yang selalu masuk daftar kunjungan wisatawan Indonesia: Istana Gyeongbokgung, kompleks istana kerajaan Dinasti Joseon yang megah di jantung kota Seoul dengan upacara pergantian penjaga yang bisa disaksikan setiap hari; Bukchon Hanok Village, kawasan perkampungan tradisional Korea dengan rumah-rumah hanok bersejarah yang tersebar di perbukitan; N Seoul Tower (Namsan Tower), menara ikonik di puncak Gunung Namsan dengan panorama kota 360 derajat; dan Distrik Hongdae, pusat kreativitas anak muda Seoul yang penuh street food, kafe unik, dan hiburan malam. Bagi pecinta belanja dan kuliner, Myeongdong dan Gwangjang Market — pasar permanen tertua Korea yang berdiri sejak 1905 — adalah destinasi wajib. Penggemar budaya pop Korea (K-Pop dan K-Drama) juga dapat mengunjungi SM Town, HYBE Insight, dan berbagai official merchandise store yang tersebar di Gangnam dan sekitarnya.
Rute yang sama juga tersedia pada tingkat yang berbeda — per kota untuk semua bandara, atau per bandara tertentu:
Lama Penerbangan {origin} - {destination} | 7 jam 10 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Seoul |



