
5 jam, 40 menit
Ya, Super Air Jet membuka rute langsung Bandung-Makassar tanpa transit, bagian dari delapan rute domestik baru yang aktif kembali bersama reaktivasi Bandara Husein Sastranegara.
Waktu tempuh penerbangan langsung Bandung-Makassar adalah 5 jam 40 menit.
Harga tiket pesawat Bandung-Makassar mulai dari Rp 2.325.900 untuk kelas ekonomi, tergantung musim dan waktu pemesanan. Cek harga terbaru secara real-time melalui aplikasi Traveloka.
Penerbangan berangkat dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung dan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin (UPG) di Makassar, sekitar 20 kilometer dari pusat kota.
Pantai Losari dan Fort Rotterdam adalah dua landmark utama yang lokasinya berdekatan dan mudah dijangkau dari pusat kota Makassar, cocok untuk agenda eksplorasi singkat.
Coto Makassar dan pisang epe adalah dua kuliner khas yang paling identik dengan kota ini, mudah ditemukan di warung sekitar kota maupun sepanjang Pantai Losari.
Tersedia taksi resmi bandara, layanan transportasi online, bus, dan jasa sewa mobil untuk menuju pusat kota Makassar yang berjarak sekitar 20 kilometer dari bandara.
Tanjung Bira berjarak sekitar 200 kilometer dan sekitar 3-4 jam perjalanan darat dari Makassar, sehingga lebih ideal dijadikan agenda multi-hari daripada day trip singkat.
Musim kemarau umumnya lebih disarankan untuk memaksimalkan aktivitas outdoor seperti di Pantai Losari maupun perjalanan lanjutan ke kawasan pantai selatan.
Kompleks ini kini menghadirkan Trans Snow World Makassar, taman salju indoor yang dibuka pada 2023, lengkap dengan berbagai tempat makan dan area belanja untuk liburan keluarga.
Bisa. Aplikasi Traveloka menyediakan pemesanan tiket pesawat Bandung-Makassar dan hotel di sekitar Pantai Losari maupun pusat kota Makassar dalam satu tempat, termasuk promo gabungan.
Jawa Barat dan Sulawesi Selatan kini terhubung tanpa transit lewat rute Bandung-Makassar yang dibuka Super Air Jet pada 14 Agustus 2026, bagian dari delapan rute domestik yang aktif kembali bersama reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Bagi warga Bandung, Cimahi, dan sekitar Bandung Raya, kabar ini menjadi angin segar karena selama ini perjalanan ke Sulawesi Selatan biasanya harus transit lebih dulu di Jakarta atau Surabaya sebelum melanjutkan penerbangan ke timur. Dengan penerbangan langsung, waktu tempuh menjadi 5 jam 40 menit saja, membuka lebih banyak pilihan untuk liburan singkat, perjalanan bisnis, hingga silaturahmi ke Makassar dan kota-kota di Sulawesi. Halaman ini merangkum apa saja yang perlu diketahui tentang rute Bandung-Makassar, mulai dari bandara keberangkatan dan kedatangan, estimasi harga tiket pesawat mulai Rp 2.325.900, sampai destinasi wisata, kuliner, dan tips perjalanan yang wajib disiapkan begitu mendarat di Kota Daeng.
Pembukaan rute Bandung-Makassar oleh Super Air Jet merupakan bagian dari delapan rute domestik baru yang dilayani menyusul reaktivasi Bandara Husein Sastranegara untuk operasional pesawat jet. Maskapai ini dilaporkan mengoperasikan armada Airbus A320 untuk melayani jaringan rute barunya dari Bandung, termasuk ke Makassar sebagai salah satu tujuan utama di kawasan timur Indonesia. Sebelum ada penerbangan langsung, calon penumpang dari Bandung umumnya harus terbang dulu ke Jakarta atau kota lain sebagai titik transit, yang tentu menambah waktu dan biaya perjalanan. Dengan adanya rute langsung ini, konektivitas antara Jawa Barat dan Sulawesi Selatan menjadi lebih efisien, baik untuk kebutuhan wisata, kunjungan keluarga, maupun perjalanan dinas. Rute ini juga memperkuat posisi Makassar sebagai simpul transportasi udara yang menghubungkan wilayah barat dan timur Indonesia secara lebih langsung.
Bandara Husein Sastranegara terletak tidak jauh dari pusat Kota Bandung, sehingga relatif mudah diakses oleh warga Bandung Raya tanpa perlu menempuh perjalanan darat yang panjang ke luar kota. Reaktivasi bandara ini untuk melayani penerbangan jet berkapasitas lebih besar menjadi salah satu alasan mengapa rute-rute baru seperti Bandung-Makassar bisa dibuka. Bagi penumpang yang tinggal di area Kota Bandung, Cimahi, atau Kabupaten Bandung Barat, keberadaan bandara ini di dalam kota tetap menjadi keunggulan dibandingkan harus menuju bandara yang lebih jauh dari pusat kota. Pastikan untuk mengecek kembali terminal keberangkatan dan jadwal check-in melalui aplikasi Traveloka menjelang hari keberangkatan, mengingat rute-rute baru biasanya masih dalam tahap penyesuaian operasional pada awal peluncurannya.
Penerbangan dari Bandung akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin (UPG), bandara internasional yang berlokasi di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Maros, sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Bandara ini dikenal sebagai bandara tersibuk di kawasan Indonesia timur dan menjadi hub bagi sejumlah maskapai domestik. Sultan Hasanuddin bukan sekadar pintu masuk ke Makassar, tetapi juga berperan sebagai simpul transito utama yang menghubungkan jaringan penerbangan ke wilayah Sulawesi lainnya, Maluku, hingga Papua. Artinya, rute Bandung-Makassar juga bisa menjadi titik awal yang praktis bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke kota-kota lain di kawasan timur Indonesia tanpa harus kembali transit di Jakarta.
Salah satu keunggulan utama rute baru ini adalah status penerbangan langsung alias tanpa transit. Waktu tempuh penerbangan langsung Bandung-Makassar adalah 5 jam 40 menit, jauh lebih efisien dibandingkan skema penerbangan dengan transit yang bisa memakan waktu total lebih dari itu karena harus menunggu jadwal sambungan di kota transit. Waktu tempuh ini tentu dapat sedikit berbeda tergantung kondisi cuaca dan lalu lintas udara pada hari keberangkatan, namun secara umum penerbangan langsung tetap menjadi pilihan paling efisien dari segi waktu bagi siapa pun yang ingin bepergian dari Bandung ke Makassar atau sebaliknya.
Harga tiket pesawat Bandung-Makassar mulai dari Rp 2.325.900 untuk kelas ekonomi, namun angka ini bisa berubah mengikuti musim, hari keberangkatan, dan seberapa jauh hari pemesanan dilakukan dari tanggal terbang. Sebagai rute yang baru dibuka, harga tiket pada periode-periode awal juga berpotensi dipengaruhi oleh promosi peluncuran rute dari maskapai. Untuk mendapatkan harga terbaik, disarankan memesan tiket lebih awal dan membandingkan beberapa pilihan jadwal penerbangan melalui aplikasi Traveloka, yang menampilkan harga secara real-time sehingga bisa disesuaikan dengan bujet perjalanan. Jangan lupa juga mengecek promo gabungan tiket pesawat dan hotel yang kadang lebih menghemat bujet dibandingkan memesan secara terpisah.
Selain menghemat waktu, penerbangan langsung juga mengurangi risiko yang biasa muncul pada penerbangan dengan transit, seperti keterlambatan sambungan atau bagasi yang tertinggal di kota transit. Bagi keluarga yang membawa anak kecil atau lansia, perjalanan tanpa transit tentu jauh lebih nyaman karena tidak perlu berpindah pesawat dan menunggu di bandara transit. Penerbangan langsung juga memudahkan perencanaan itinerary karena jam kedatangan menjadi lebih pasti, sehingga penumpang bisa langsung menyesuaikan agenda begitu tiba di Makassar tanpa khawatir jadwal berantakan akibat keterlambatan penerbangan sambungan.
Begitu tiba di Makassar, Pantai Losari adalah destinasi yang paling identik dengan kota ini. Kawasan pesisir ini awalnya dibangun sebagai tanggul beton sepanjang ratusan meter pada era 1940-an untuk mencegah abrasi, sebelum akhirnya ditata ulang pada tahun 2006 menjadi area publik bernama Pelataran Bahari yang kita kenal sekarang. Di sepanjang Pantai Losari terdapat sejumlah anjungan yang mewakili suku-suku besar di Sulawesi Selatan, yakni anjungan Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar, lengkap dengan patung dan elemen dekoratif yang menampilkan kekayaan budaya daerah. Tidak jauh dari area ini juga berdiri Masjid Terapung Amirul Mukminin yang menjadi latar foto favorit, terutama saat matahari terbenam. Losari paling ramai dikunjungi pada sore hingga malam hari, saat suasana pantai berpadu dengan deretan pedagang kaki lima yang menjual jajanan khas kota.
Tidak jauh dari Pantai Losari, Fort Rotterdam menjadi salah satu landmark bersejarah yang paling banyak dikunjungi di Makassar. Benteng ini awalnya dibangun oleh Kerajaan Gowa pada abad ke-16 dan kemudian direnovasi mengikuti gaya arsitektur Belanda hingga wujudnya yang berdiri sekarang. Saat ini, kompleks bangunan di dalam benteng difungsikan sebagai pusat kebudayaan Sulawesi Selatan, termasuk museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah dan budaya lokal. Arsitektur bangunan yang unik dan terawat membuat kawasan ini juga populer sebagai spot foto, sekaligus tempat yang nyaman untuk sekadar berjalan-jalan santai di tengah kota sambil menikmati suasana bangunan tua yang berpadu dengan aktivitas perkotaan Makassar modern.
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Makassar tanpa mencicipi Coto Makassar, salah satu hidangan paling ikonik dari kota ini. Coto Makassar terbuat dari jeroan sapi yang dimasak hingga empuk dan disajikan dengan kuah kental berbahan dasar kacang yang kaya rasa, biasanya dilengkapi ketupat atau burasa sebagai pendampingnya. Hidangan ini bisa ditemukan di berbagai warung khusus coto yang tersebar di seluruh penjuru kota, mulai dari warung sederhana hingga rumah makan yang sudah melegenda selama beberapa generasi. Karena begitu identik dengan identitas kuliner kota ini, Coto Makassar sering menjadi menu pembuka yang direkomendasikan bagi wisatawan yang baru pertama kali menjejakkan kaki di Makassar.
Selain Coto Makassar, ada satu lagi camilan yang identik dengan suasana malam di Pantai Losari, yaitu pisang epe. Nama pisang epe merujuk pada pisang kepok setengah matang yang dipanggang di atas bara api lalu dipipihkan, kemudian dipanggang kembali hingga aromanya harum dan teksturnya sedikit garing di luar namun lembut di dalam. Camilan ini awalnya dikenal sebagai jajanan khas masyarakat Bugis, dan semakin populer sejak Pantai Losari berkembang menjadi ikon wisata kota pada dekade 1970-an, saat banyak pedagang kaki lima mulai berjualan di sepanjang pesisir. Pisang epe biasanya disajikan dengan siraman saus gula merah, dan bagi yang ingin variasi rasa lebih kaya, ada juga tambahan topping durian yang membuat camilan ini semakin digemari wisatawan maupun warga lokal.
Bagi yang berlibur bersama keluarga, kompleks Trans Studio Mall Makassar adalah salah satu destinasi hiburan dan belanja terbesar di kota ini. Dulunya kawasan ini dikenal sebagai rumah dari salah satu taman hiburan indoor terbesar di Indonesia, sebelum akhirnya bertransformasi dan kini menghadirkan Trans Snow World Makassar, taman salju indoor yang resmi dibuka pada 2023. Selain wahana bertema salju yang unik untuk daerah tropis seperti Makassar, kompleks mal ini juga dilengkapi berbagai pilihan tempat makan dan area belanja, sehingga cocok dijadikan agenda satu hari penuh bersama keluarga, terutama saat cuaca di luar sedang terlalu terik untuk aktivitas outdoor.
Bagi wisatawan yang punya waktu lebih longgar, Makassar juga bisa menjadi titik awal untuk menjelajah wisata bahari di bagian selatan Sulawesi Selatan. Tanjung Bira berjarak sekitar 200 kilometer dari Kota Makassar, dengan rute darat melewati Jeneponto, Bantaeng, hingga Bulukumba yang bisa ditempuh sekitar 3-4 jam melalui jalan Trans-Sulawesi yang sudah beraspal dan cukup jelas penunjuk arahnya. Tanjung Bira terkenal dengan pasir putihnya yang halus serta pemandangan perahu phinisi khas Sulawesi Selatan yang berlayar di kejauhan. Dari pelabuhan Tanjung Bira, perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan kapal feri menuju Pulau Selayar, destinasi yang cocok bagi pencinta snorkeling dan diving. Karena jarak dan waktu tempuhnya, kombinasi Tanjung Bira dan Selayar lebih ideal dijadikan agenda perjalanan multi-hari ketimbang day trip singkat, sehingga cocok bagi wisatawan yang memang berencana tinggal lebih lama di Sulawesi Selatan.
Karena berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan begitu mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin. Taksi resmi bandara dan layanan transportasi online umumnya tersedia di area kedatangan, menjadi pilihan paling praktis terutama bagi yang membawa banyak bagasi. Selain itu, tersedia juga layanan bus dari dan ke bandara bagi wisatawan yang ingin opsi lebih ekonomis, serta jasa sewa mobil bagi yang berencana menjelajah lebih jauh ke luar kota, misalnya untuk perjalanan lanjutan ke Tanjung Bira. Pastikan mengecek estimasi waktu tempuh menuju penginapan, karena kondisi lalu lintas menuju pusat kota bisa memengaruhi durasi perjalanan.
Sebagai kota dengan iklim tropis, Makassar bisa dikunjungi sepanjang tahun, namun musim kemarau umumnya lebih disarankan bagi yang ingin memaksimalkan aktivitas outdoor seperti bersantai di Pantai Losari atau melanjutkan perjalanan ke kawasan pantai selatan seperti Tanjung Bira. Pada musim hujan, curah hujan yang lebih tinggi berpotensi mengganggu agenda wisata luar ruangan maupun perjalanan darat menuju destinasi di luar kota. Selain faktor cuaca, ada baiknya mengecek kalender libur nasional dan musim liburan sekolah sebelum memesan tiket, mengingat harga tiket pesawat dan ketersediaan kursi cenderung lebih ketat pada periode-periode tersebut.
Sebelum kembali ke Bandung, sempatkan waktu untuk berburu oleh-oleh khas Makassar yang mudah ditemukan di pusat oleh-oleh maupun toko-toko di sekitar bandara. Kacang disco dan berbagai camilan kacang khas Sulawesi Selatan menjadi pilihan populer karena tahan lama dan mudah dibawa dalam bagasi. Selain camilan, produk kain sutra khas Sulawesi Selatan juga banyak diminati sebagai buah tangan yang lebih istimewa, begitu pula kopi lokal Sulawesi yang punya penggemar tersendiri di kalangan pencinta kopi. Berbagai pilihan oleh-oleh ini bisa jadi cara sederhana untuk membawa sedikit cita rasa Makassar kembali ke Bandung.
Untuk memaksimalkan waktu liburan, berikut gambaran itinerary singkat yang bisa disesuaikan dengan jadwal penerbangan. Hari pertama bisa diisi dengan eksplorasi pusat kota, mengunjungi Pantai Losari dan Fort Rotterdam, sambil mencicipi Coto Makassar untuk makan siang atau makan malam. Hari kedua bisa dialokasikan untuk agenda keluarga di Trans Studio Mall dan Trans Snow World Makassar, dilanjutkan berburu oleh-oleh di sore harinya. Bila waktu memungkinkan dan berencana tinggal lebih lama, hari ketiga bisa digunakan untuk perjalanan sehari ke arah Bulukumba menuju Tanjung Bira, sebelum kembali ke kota untuk bersiap terbang pulang ke Bandung.
Kawasan sekitar Pantai Losari dan pusat kota Makassar menawarkan beragam pilihan akomodasi, mulai dari penginapan dengan bujet terjangkau hingga hotel dengan fasilitas lebih lengkap dan pemandangan langsung ke arah pantai. Menginap di sekitar area ini memudahkan akses ke berbagai landmark utama kota, seperti Fort Rotterdam, area kuliner malam, dan pusat perbelanjaan. Bagi yang berencana melanjutkan perjalanan ke luar kota seperti Tanjung Bira, memilih penginapan yang dekat dengan akses jalan keluar kota juga bisa jadi pertimbangan agar perjalanan pagi hari lebih efisien. Bandingkan pilihan akomodasi berdasarkan lokasi, fasilitas, dan ulasan pengunjung sebelum memesan melalui aplikasi Traveloka.
Makassar bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga simpul transito utama yang menghubungkan jaringan penerbangan ke berbagai kota di Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Dengan dibukanya rute langsung dari Bandung, warga Jawa Barat kini memiliki akses yang lebih ringkas menuju kawasan timur Indonesia tanpa harus memutar lewat Jakarta terlebih dahulu. Konektivitas semacam ini penting tidak hanya bagi wisatawan, tetapi juga pelaku bisnis dan siapa pun yang memiliki keperluan mobilitas rutin antara Jawa Barat dan Sulawesi Selatan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di kedua wilayah.
Setelah mengetahui berbagai destinasi dan informasi seputar rute baru ini, langkah selanjutnya adalah memesan tiket pesawat Bandung-Makassar melalui aplikasi Traveloka untuk mendapatkan harga dan jadwal penerbangan terbaru secara real-time. Kamu juga bisa langsung mencari pilihan hotel di sekitar Pantai Losari maupun pusat kota Makassar dalam satu aplikasi yang sama. Manfaatkan fitur perbandingan harga dan promo gabungan tiket pesawat dengan hotel untuk merencanakan perjalanan yang lebih hemat. Dengan rute langsung yang baru dibuka ini, kini saatnya menjadikan Makassar sebagai destinasi liburan atau perjalanan bisnis berikutnya dari Bandung.
Lama Penerbangan | 5 jam 40 menit |
Bandara di Bandung | |
Bandara di Makassar |



