
55 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 07.00 | 08.00 | Kupang (KOE) | Ende (ENE) | Pesan penerbangan |
Wings Air | 10.20 | 11.15 | Labuan Bajo (LBJ) | Ende (ENE) | Pesan penerbangan |
Wings Air | 11.30 | 12.30 | Kupang (KOE) | Ende (ENE) | Pesan penerbangan |
Wings Air | 12.55 | 13.50 | Labuan Bajo (LBJ) | Ende (ENE) | Pesan penerbangan |
Ende, di pesisir selatan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, adalah titik masuk utama bagi wisatawan yang hendak menjelajahi Danau Kelimutu dan kawasan Flores tengah. Penerbangan ke Ende mendarat di Bandara H. Hasan Aroeboesman, hanya sekitar 5 km dari pusat kota.
Bandara H. Hasan Aroeboesman adalah bandara kelas II yang melayani Kabupaten Ende dan menjadi pintu masuk utama ke kawasan Flores tengah.
Bandara ini terletak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Ende, sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan darat dalam waktu singkat.
Bandara H. Hasan Aroeboesman memiliki satu terminal yang melayani penerbangan domestik, dengan fasilitas dasar seperti ruang tunggu dan konter check-in.
Taksi dan ojek tersedia di area bandara, dan beberapa penginapan di Ende juga menyediakan layanan antar-jemput bagi tamunya.
Belum ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Ende. Penumpang umumnya transit di Kupang, Denpasar, atau Labuan Bajo sebelum melanjutkan ke Ende.
Rute yang paling sering digunakan adalah Denpasar–Ende dan Kupang–Ende, keduanya dilayani Wings Air dan TransNusa sebagai penerbangan lanjutan bagi wisatawan dari luar Flores.
Hindari memesan tiket mendekati periode Lebaran, libur sekolah, dan libur Natal-Tahun Baru, karena permintaan ke Flores biasanya melonjak. Nusa Tenggara Timur memiliki iklim yang relatif kering dibanding wilayah Indonesia lain, dengan musim kemarau panjang sekitar April-November — periode ini cocok untuk aktivitas outdoor seperti trekking ke Danau Kelimutu, meski harga tiket bisa lebih tinggi karena musim wisata.



