Tentang Indonesia AirAsia X
Indonesia AirAsia X adalah maskapai low-cost carrier jarak jauh (long-haul) asal Indonesia dengan kode IATA XT dan kode ICAO IDX. Maskapai ini didirikan secara resmi dengan nama PT Indonesia AirAsia Extra dan awalnya berkantor pusat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, Banten, sebelum memindahkan hub utamanya ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) di Denpasar, Bali. Indonesia AirAsia X merupakan usaha patungan (joint venture) antara AirAsia X Berhad (Malaysia) dan PT Indonesia AirAsia, sehingga berfungsi sebagai afiliasi jarak jauh dari Indonesia AirAsia dalam grup AirAsia yang lebih besar.
Informasi penting: Indonesia AirAsia X menghentikan seluruh operasional penerbangan berjadwal sejak 15 Januari 2019 dan resmi dilikuidasi pada 17 Oktober 2020 sebagai bagian dari restrukturisasi Grup AirAsia. Maskapai ini sudah tidak beroperasi lagi hingga saat ini. Halaman ini disediakan sebagai referensi sejarah. Pelanggan yang ingin mencari penerbangan Grup AirAsia dapat mencari layanan yang dioperasikan oleh Indonesia AirAsia (QZ), AirAsia (AK), AirAsia X (D7), atau afiliasi AirAsia lainnya melalui Traveloka.
Sejarah dan Profil Maskapai
Indonesia AirAsia X didirikan pada 2014 dengan nama PT Indonesia AirAsia Extra, sebagai bagian dari strategi AirAsia X untuk memperluas model bisnis penerbangan jarak jauh berbiaya rendah ke pasar Indonesia. Maskapai ini dibentuk sebagai usaha patungan antara AirAsia X Berhad dan PT Indonesia AirAsia, mencerminkan pendekatan Grup AirAsia yang membangun afiliasi berlisensi lokal di berbagai negara Asia Tenggara.
- 2014: PT Indonesia AirAsia Extra (Indonesia AirAsia X) resmi didirikan sebagai usaha patungan, memperoleh Sertifikat Operator Penerbangan (AOC) dari otoritas Indonesia untuk mempersiapkan operasional.
- 19 Januari 2015: Indonesia AirAsia X memulai penerbangan penumpang berjadwal, awalnya dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta.
- 2015–2016: Maskapai memindahkan hub utamanya ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS), Denpasar, Bali, untuk lebih dekat dengan pasar wisatawan internasional. Rute yang dilayani antara lain Denpasar–Tokyo Narita (NRT) dan Denpasar–Mumbai (BOM).
- 2016–2018: Indonesia AirAsia X juga sempat mengoperasikan lima unit Airbus A320-200 untuk memenuhi persyaratan pemerintah Indonesia bagi maskapai baru (minimal 10 pesawat pada tahun pertama), sebelum akhirnya mengembalikan seluruh A320 tersebut ke Indonesia AirAsia pada Oktober 2018.
- November 2018: Indonesia AirAsia X mengumumkan penghentian seluruh penerbangan berjadwal, dengan alasan krisis likuiditas di internal Grup AirAsia serta kenaikan harga bahan bakar sebesar 34% yang membuat model bisnis jarak jauh berbiaya rendah tidak lagi layak secara finansial di pasar Indonesia.
- 15 Januari 2019: Indonesia AirAsia X mengoperasikan penerbangan berjadwal terakhirnya pada rute Denpasar–Tokyo Narita, menandai penghentian seluruh layanan penumpang.
- 17 Oktober 2020: Indonesia AirAsia X resmi dilikuidasi sebagai bagian dari restrukturisasi Grup AirAsia akibat dampak pandemi COVID-19, bersamaan dengan likuidasi AirAsia Japan.
Armada Pesawat
Selama periode operasionalnya, Indonesia AirAsia X mengoperasikan armada widebody dalam jumlah terbatas:
- Airbus A330-300: Pesawat andalan untuk penerbangan jarak jauh, dengan dua unit yang disewa dan dikonfigurasi dalam dua kelas kabin. Kabinnya terdiri dari 12 kursi Premium Flatbed (konfigurasi 2-2-2) dan 365 kursi Economy (konfigurasi 3-3-3), dengan total kapasitas 377 penumpang. Kehadiran kursi Premium Flatbed menjadi pembeda Indonesia AirAsia X dari kompetitor penerbangan jarak jauh berbasis ekonomi murni.
- Airbus A320-200 (sementara): Lima unit Airbus A320-200 narrowbody dioperasikan secara sementara pada periode 2015–2018 untuk memenuhi ketentuan regulasi jumlah armada minimum di Indonesia. Pesawat ini dioperasikan atas nama Indonesia AirAsia dan dikembalikan pada Oktober 2018.
Kedua unit Airbus A330-300 yang menjadi armada inti dikembalikan kepada pihak penyewa (lessor) setelah maskapai menghentikan operasionalnya pada Januari 2019. Karena Indonesia AirAsia X kini telah dilikuidasi secara penuh, tidak ada lagi armada yang tersisa di bawah maskapai ini.
Rute Penerbangan Utama
Selama periode operasionalnya dari 2015 hingga 2019, Indonesia AirAsia X melayani sejumlah kecil rute jarak jauh internasional dari hub-nya di Bali:
- Denpasar (DPS) – Tokyo Narita (NRT), Jepang: Rute andalan dan paling sering dilayani oleh Indonesia AirAsia X, menghubungkan hub internasional Bali dengan bandara gerbang utama Jepang. Rute ini menjadi penerbangan berjadwal terakhir sebelum maskapai berhenti beroperasi pada 15 Januari 2019.
- Denpasar (DPS) – Mumbai (BOM), India: Rute yang menghubungkan Bali dengan pusat bisnis dan finansial India, melayani penumpang wisata maupun kunjungan keluarga.
Kedua rute tersebut pada akhirnya dihentikan sebelum maskapai benar-benar berhenti beroperasi secara total. Karena Indonesia AirAsia X sudah tidak beroperasi, tidak ada rute yang tersedia untuk dipesan saat ini. Pelanggan yang mencari penerbangan jarak jauh Grup AirAsia ke Jepang atau India dapat mencari layanan dari afiliasi lain Grup AirAsia yang masih beroperasi. Kamu dapat memantau status penerbangan afiliasi AirAsia yang aktif melalui halaman Status Penerbangan Traveloka.
Ketentuan Bagasi
Informasi berikut mencerminkan kebijakan Indonesia AirAsia X selama periode operasionalnya. Karena maskapai ini kini sudah dilikuidasi, informasi ini disediakan hanya sebagai referensi sejarah.
- Bagasi Kabin: Penumpang diperbolehkan membawa satu tas bawaan dengan berat maksimal 7 kg dan dimensi tidak melebihi 56 x 36 x 23 cm, disimpan di kompartemen kabin atas.
- Bagasi Terdaftar (Checked Baggage): Bagasi terdaftar tidak termasuk dalam tarif dasar dan harus dibeli secara terpisah dalam paket berat tertentu (umumnya 20 kg, 25 kg, atau 30 kg untuk penumpang kelas Economy). Penumpang Premium Flatbed memperoleh alokasi bagasi pra-beli yang lebih besar.
- Bagasi Berlebih: Penumpang yang melebihi alokasi bagasi terdaftar yang telah dibeli akan dikenakan biaya bagasi berlebih yang dibayarkan langsung di konter check-in bandara.
Bagi pelanggan yang ingin memesan penerbangan afiliasi AirAsia yang masih aktif — termasuk Indonesia AirAsia (QZ) dan AirAsia (AK) — sebaiknya merujuk pada kebijakan bagasi terbaru masing-masing maskapai melalui situs resmi atau Traveloka.
Panduan Check-In
Informasi check-in berikut mencerminkan prosedur Indonesia AirAsia X selama periode operasionalnya dan disediakan hanya sebagai referensi sejarah, karena maskapai ini sudah tidak beroperasi.
- Check-In Online: Indonesia AirAsia X menyediakan layanan check-in online melalui situs web dan aplikasi AirAsia, umumnya dibuka 14 hari sebelum keberangkatan dan ditutup 1 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk penerbangan internasional.
- Check-In di Bandara: Penumpang diwajibkan menyelesaikan proses check-in di konter bandara paling lambat 2 jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan jarak jauh internasional. Konter check-in umumnya ditutup 1 jam sebelum keberangkatan.
Untuk prosedur check-in maskapai afiliasi Grup AirAsia yang masih beroperasi saat ini, silakan merujuk pada kebijakan terbaru masing-masing maskapai.
Kelas Kabin dan Pengalaman di Dalam Pesawat
Indonesia AirAsia X menawarkan dua kelas kabin pada armada Airbus A330-300 selama masa operasionalnya:
- Kelas Economy: 365 kursi dengan konfigurasi 3-3-3 di kabin utama. Penumpang Economy dapat menikmati layanan makanan dan minuman dengan sistem beli langsung (buy-on-board). Jarak antar kursi (seat pitch) sesuai standar konfigurasi jarak jauh berbiaya rendah.
- Premium Flatbed (setara Business Class): 12 kursi dengan konfigurasi 2-2-2 di bagian depan pesawat. Kursi Premium Flatbed dapat direbahkan penuh menjadi tempat tidur datar, memberikan tingkat kenyamanan setara kelas bisnis untuk penerbangan jarak jauh. Makanan dan amenity kit sudah termasuk dalam tarif Premium Flatbed.
Indonesia AirAsia X menyediakan sistem hiburan dalam pesawat (in-flight entertainment) dengan layar pribadi pada armada A330-300-nya. Maskapai ini tidak menyediakan layanan Wi-Fi di dalam pesawat. Makanan tersedia dengan sistem beli langsung untuk penumpang Economy, sementara penumpang Premium Flatbed mendapatkan layanan makan gratis.
Kebijakan Penumpang dan Layanan Khusus
Informasi berikut mencerminkan kebijakan yang berlaku selama periode operasional Indonesia AirAsia X dan disediakan hanya sebagai referensi sejarah.
Anak-Anak dan Bayi: Bayi di bawah usia 2 tahun dapat bepergian dalam pangkuan orang tua dengan tarif bayi yang lebih murah, atau menggunakan kursi keselamatan khusus dengan pembelian kursi terpisah. Anak usia 2 tahun ke atas wajib memiliki kursi sendiri.
Penumpang Anak Tanpa Pendamping (Unaccompanied Minor): Layanan untuk anak tanpa pendamping disediakan sesuai kebijakan Grup AirAsia yang berlaku pada saat itu.
Penumpang Hamil: Indonesia AirAsia X mengikuti panduan Grup AirAsia terkait penumpang hamil. Penumpang hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu umumnya diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Perjalanan di atas usia kehamilan 35 minggu umumnya tidak diperbolehkan.
Penumpang dengan Kebutuhan Khusus: Penumpang yang membutuhkan bantuan kursi roda atau layanan khusus lainnya disarankan menghubungi maskapai terlebih dahulu. Indonesia AirAsia X mengikuti prosedur standar Grup AirAsia untuk penumpang PRM (passengers with reduced mobility) dan permintaan layanan khusus lainnya.
Kebijakan Reschedule, Pembatalan, dan Refund
Karena Indonesia AirAsia X telah menghentikan seluruh operasional penerbangan berjadwal sejak 15 Januari 2019 dan resmi dilikuidasi pada 17 Oktober 2020, kebijakan reschedule, pembatalan, dan refund maskapai ini sudah tidak berlaku lagi. Maskapai tidak lagi memproses permintaan refund atau perubahan jadwal baru.
Penumpang yang memiliki tiket Indonesia AirAsia X aktif pada saat penghentian operasional disarankan menghubungi agen pemesanan awal atau penerbit kartu kredit masing-masing untuk mengajukan permintaan refund jika memungkinkan. Untuk pertanyaan terkait pemesanan lama Indonesia AirAsia X, penumpang dapat menghubungi tim layanan pelanggan Grup AirAsia sebagai pihak yang menangani urusan administratif maskapai yang telah tidak beroperasi ini.
Pelanggan yang mencari penerbangan Grup AirAsia yang masih beroperasi dapat mencari berbagai pilihan di Traveloka. Kebijakan refund dan perubahan jadwal untuk maskapai Grup AirAsia yang masih aktif berlaku sesuai syarat dan ketentuan masing-masing maskapai saat ini.
Kenapa Pesan Tiket Penerbangan Grup AirAsia di Traveloka
Meski Indonesia AirAsia X (IATA: XT) sudah tidak beroperasi, Traveloka tetap menyediakan berbagai pilihan penerbangan Grup AirAsia ke berbagai destinasi di Asia Tenggara dan sekitarnya. Berikut alasan memesan penerbangan Grup AirAsia di Traveloka:
- TPasti: Kepastian jadwal dan tiket penerbangan yang kamu pesan, dengan konfirmasi instan setelah pembayaran berhasil.
- TPraktis: Proses pemesanan cepat dan mudah, mulai dari pencarian rute hingga penerbitan e-tiket, semua dapat dilakukan dalam satu aplikasi.
- TPercaya: Traveloka telah dipercaya jutaan pelanggan di Indonesia sebagai platform pemesanan tiket pesawat yang aman dan tepercaya.
- Traveloka PayLater: Pesan tiket penerbangan Grup AirAsia sekarang dan bayar belakangan dengan cicilan fleksibel melalui Traveloka PayLater.
- Jaringan Rute Luas: Akses penerbangan Indonesia AirAsia (QZ), AirAsia (AK), AirAsia X (D7), dan afiliasi Grup AirAsia lainnya yang menghubungkan berbagai kota di Indonesia dengan destinasi domestik maupun internasional.
- Beragam Metode Pembayaran: Bayar menggunakan GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, transfer bank, kartu kredit/debit, atau Traveloka PayLater.
- Fitur Price Alert: Pasang Price Alert pada rute Grup AirAsia favoritmu dan dapatkan notifikasi begitu ada perubahan harga.
- Layanan Pelanggan 24/7: Tim layanan pelanggan Traveloka siap membantu kapan saja untuk kebutuhan pemesanan tiket pesawat.
Tips Mendapatkan Tiket Penerbangan Grup AirAsia yang Terjangkau di Traveloka
Ingin mendapatkan harga tiket yang lebih hemat untuk penerbangan Grup AirAsia? Simak beberapa tips berikut:
- Pantau promo AirAsia: Grup AirAsia rutin mengadakan promo tiket seperti Big Sale dan Free Seats yang menawarkan harga jauh lebih hemat. Cek halaman promo Traveloka secara berkala untuk penawaran terbaru.
- Pesan dari jauh hari: Melakukan pemesanan 2 hingga 4 bulan sebelum keberangkatan umumnya membantu kamu mendapatkan pilihan harga yang lebih beragam di rute-rute populer Grup AirAsia.
- Pilih hari terbang di tengah pekan: Penerbangan pada Selasa, Rabu, dan Kamis biasanya menawarkan pilihan harga yang lebih bervariasi dibandingkan akhir pekan.
- Aktifkan Price Alert Traveloka: Pasang notifikasi harga untuk rute Grup AirAsia pilihanmu agar segera tahu saat harga berubah.
- Hindari periode libur panjang: Hindari musim libur nasional dan sekolah seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru saat harga tiket biasanya melonjak di semua maskapai. Periode di luar musim liburan umumnya menawarkan pilihan harga yang lebih beragam.
- Bandingkan tarif dasar dengan cermat: Grup AirAsia adalah maskapai berbiaya rendah dan sebagian besar tarif belum termasuk bagasi terdaftar. Selalu bandingkan total biaya termasuk bagasi, pilihan kursi, dan makanan sebelum memesan.
- Gabungkan tiket dan hotel: Paket tiket pesawat dan hotel di Traveloka bisa menawarkan penghematan tambahan dibandingkan memesan secara terpisah.
Cara Memesan Tiket Pesawat di Traveloka
Memesan tiket penerbangan Grup AirAsia di Traveloka sangat mudah dan cepat. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Traveloka: Kunjungi www.traveloka.com atau buka aplikasi Traveloka di ponselmu.
- Pilih Menu Tiket Pesawat: Ketuk atau klik ikon Tiket Pesawat pada halaman utama Traveloka.
- Masukkan Detail Perjalanan: Masukkan kota atau bandara asal (misalnya Jakarta / CGK), destinasi, tanggal perjalanan, jumlah penumpang, dan preferensi kelas. Pilih Sekali Jalan atau Pulang-Pergi.
- Cari Penerbangan: Ketuk tombol Cari untuk melihat pilihan penerbangan yang tersedia. Gunakan filter maskapai untuk menemukan penerbangan Indonesia AirAsia (QZ) atau AirAsia X (D7), dan urutkan berdasarkan harga atau jam keberangkatan.
- Pilih Penerbangan: Pilih penerbangan yang sesuai dan periksa detail tarif termasuk fasilitas yang disertakan maupun yang tidak (bagasi, makanan, pilihan kursi).
- Tambahkan Fasilitas Tambahan: Tambahkan bagasi terdaftar, pilihan kursi, makanan dalam pesawat, atau asuransi perjalanan sesuai kebutuhan.
- Isi Data Penumpang: Masukkan nama lengkap penumpang sesuai paspor atau KTP, tanggal lahir, nomor kontak, dan alamat email.
- Pilih Metode Pembayaran: Pilih metode pembayaran yang kamu inginkan — kartu kredit/debit, transfer bank, e-wallet seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, atau Traveloka PayLater.
- Konfirmasi dan Bayar: Periksa kembali ringkasan pemesanan dan selesaikan pembayaran. E-tiket akan dikirim langsung ke email terdaftar setelah pembayaran berhasil dikonfirmasi.
- Lakukan Check-In: Gunakan e-tiket untuk melakukan check-in melalui aplikasi atau situs maskapai sebelum keberangkatan. Simpan boarding pass dan nikmati perjalananmu.