
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Etihad | 10.25 | 19.15 | Amsterdam (AMS) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |
Etihad | 15.20 | 19.05 | Jeddah (JED) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |
Etihad | 18.10 | 23.05 | Jakarta (CGK) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |
Etihad | 19.00 | 22.45 | Jeddah (JED) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |
Etihad | 21.55 | 00.50 (+1 hari) | Kuala Lumpur (KUL) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |
Etihad | 21.55 | 06.30 (+1 hari) | Amsterdam (AMS) | Abu Dhabi (AUH) | Pesan penerbangan |

Etihad Airways adalah maskapai penerbangan nasional Uni Emirat Arab, beroperasi dengan kode IATA EY dan kode ICAO ETD. Berkantor pusat di Khalifa City, Abu Dhabi, maskapai ini didirikan berdasarkan dekrit kerajaan pada Juli 2003 dan sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Abu Dhabi melalui ADQ (sebelumnya Abu Dhabi Development Holding Company). Nama "Etihad" berasal dari kata Arab yang berarti "persatuan," melambangkan persatuan tujuh emirat yang membentuk UEA.
Sejak awal berdirinya, Etihad Airways telah tumbuh menjadi salah satu maskapai full-service terkemuka di dunia, mengoperasikan lebih dari 1.000 penerbangan per minggu ke lebih dari 120 destinasi penumpang dan kargo di seluruh Timur Tengah, Afrika, Eropa, Asia, Australia, dan Amerika Utara. Hub utama maskapai adalah Abu Dhabi International Airport (AUH), yang mengalami transformasi besar dengan pembukaan terminal baru Zayed International Airport. Bagi wisatawan Indonesia, Etihad menawarkan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Abu Dhabi, menyediakan konektivitas mulus ke destinasi di seluruh Eropa, Timur Tengah, dan sekitarnya.
Etihad Airways didirikan selama periode pertumbuhan ekonomi pesat di Abu Dhabi, dengan visi mendirikan maskapai kelas dunia yang akan menempatkan emirat di peta penerbangan global. Tonggak sejarah penting dalam sejarah maskapai meliputi:
Maskapai beroperasi dari Abu Dhabi International Airport, yang berfungsi sebagai hub utamanya dan menawarkan fasilitas terminal modern, lounge premium, dan layanan transfer yang efisien. Etihad Airways bukan anggota aliansi maskapai besar mana pun tetapi mempertahankan jaringan codeshare yang luas dengan maskapai mitra di seluruh dunia, termasuk kemitraan strategis yang memperluas jangkauan globalnya.
Etihad Airways mengoperasikan armada modern dan beragam yang terdiri dari pesawat wide-body dan narrow-body, dirancang untuk melayani rute antarbenua jarak jauh dan layanan regional yang lebih pendek. Per awal 2026, armada maskapai terdiri dari sekitar 121 pesawat di beberapa keluarga pesawat:
Etihad terus berinvestasi besar dalam modernisasi armada, dengan pesanan untuk Airbus A350-1000, A350F, dan A330-900neo tambahan, dengan pengiriman diharapkan mulai 2027. Maskapai menargetkan armada 200 hingga 220 pesawat pada 2030 untuk mendukung rencana pertumbuhan ambisiusnya.
Etihad Airways menghubungkan Indonesia ke Abu Dhabi dengan penerbangan langsung, menjadikannya pilihan populer bagi wisatawan Indonesia yang menuju Timur Tengah, Eropa, dan sekitarnya. Penumpang dapat menikmati penjadwalan yang nyaman dan koneksi lanjutan yang mulus melalui Abu Dhabi. Berikut beberapa rute dan koneksi paling populer yang relevan bagi wisatawan Indonesia:
Baik Anda terbang untuk bisnis, liburan, atau perjalanan ibadah, hub Abu Dhabi milik Etihad menyediakan koneksi efisien dengan waktu layover singkat, menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan Indonesia yang menuju ke barat.
Etihad Airways menawarkan jatah bagasi yang besar di semua kelas kabin, dengan hak khusus tergantung tipe tarif dan rute Anda. Berikut ringkasan kebijakan bagasi maskapai:
Etihad menggunakan sistem berbasis berat untuk sebagian besar rute internasional (kecuali penerbangan ke dan dari Amerika Serikat dan Kanada, yang menggunakan sistem berbasis koper):
Penting: Satu koper tidak boleh lebih berat dari 32 kg. Jika bagasi Anda melebihi 32 kg, harus dibagi menjadi beberapa koper atau dikirim sebagai kargo.
Jika Anda memerlukan bagasi tambahan di luar jatah gratis, Anda dapat membeli bagasi ekstra secara online melalui situs Etihad atau saat pemesanan. Membeli secara online dapat menghemat hingga 65% dibandingkan tarif di bandara. Biaya kelebihan bagasi bervariasi berdasarkan rute — gunakan Kalkulator Bagasi Etihad di situs resmi untuk harga yang tepat.
Seperti semua maskapai, barang tertentu dilarang di bagasi kabin dan tercatat, termasuk cairan mudah terbakar, bahan peledak, gas bertekanan, dan benda tajam. Baterai litium, power bank, dan rokok elektrik harus dibawa di bagasi kabin saja. Selalu periksa daftar barang terlarang terbaru di situs Etihad Airways sebelum mengemas barang.
Etihad Airways menyediakan beberapa opsi check-in untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lancar:
Di Abu Dhabi International Airport dan bandara tertentu lainnya, kiosk mandiri tersedia untuk check-in cepat, pemilihan kursi, dan pencetakan boarding pass. Konter bag drop juga tersedia untuk penumpang yang telah check-in online atau melalui kiosk.
Etihad Airways terkenal dengan pengalaman dalam penerbangan premium di semua kelas kabin. Maskapai menawarkan hingga empat produk kabin berbeda tergantung tipe pesawat:
Etihad Economy memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dengan kursi desain ergonomis, headrest yang dapat disesuaikan, dan layar hiburan pribadi di sandaran kursi. Penumpang menikmati makanan gratis yang semuanya bersertifikat halal, pilihan minuman yang luas, dan akses ke sistem hiburan dalam penerbangan E-BOX dari Etihad, yang menampilkan ratusan film, acara TV, musik, game, dan saluran televisi langsung dalam berbagai bahasa. Selimut, bantal, dan kit amenitas disediakan di penerbangan jarak jauh.
Business Studio Etihad menampilkan tempat tidur datar penuh dengan akses lorong langsung, menawarkan penumpang privasi dan kenyamanan maksimal. Penumpang Business Class menikmati layanan "dine anytime" dengan menu ala carte halal yang terinspirasi oleh masakan global, minuman premium, headphone peredam kebisingan, dan pilihan hiburan yang ditingkatkan di layar pribadi yang lebih besar. Wi-Fi gratis tersedia di pesawat tertentu, bersama kit amenitas yang dirancang bekerja sama dengan merek mewah.
Tersedia di pesawat Airbus A380, First Class Apartment adalah suite pribadi tertutup sepenuhnya dengan kursi santai terpisah dan tempat tidur datar penuh. Setiap suite menampilkan lemari pribadi, minibar, cermin rias, dan layar hiburan pribadi berukuran besar. Penumpang First Class juga memiliki akses ke Lobby Lounge di pesawat A380, serta spa shower pribadi. Hidangan disajikan di perangkat makan porselen halus dengan menu yang dikurasi oleh chef kelas dunia, semua memenuhi standar halal.
The Residence adalah produk kabin ultra-premium Etihad, tersedia secara eksklusif di Airbus A380. Ini adalah suite tiga ruangan yang terdiri dari ruang tamu pribadi dengan TV layar datar 32 inci, kamar tidur terpisah dengan tempat tidur ganda ukuran penuh, dan kamar mandi ensuite dengan shower. Tamu di The Residence menerima layanan butler pribadi sepanjang penerbangan. Produk ini saat ini tersedia di rute A380 tertentu termasuk London, Paris, Singapura, dan Toronto.
Sistem hiburan E-BOX Etihad menawarkan perpustakaan konten yang luas di semua kelas kabin, termasuk film Hollywood, Bollywood, Arab, dan Asia terbaru, serial TV, playlist musik, podcast, game, dan saluran TV langsung. Tampilan layar sentuh bervariasi ukurannya berdasarkan kelas kabin, dengan layar terbesar ditemukan di First Class dan The Residence.
Semua makanan yang disajikan di Etihad Airways bersertifikat halal, sehingga tidak perlu memesan menu halal secara terpisah. Ini menjadi keunggulan penting bagi wisatawan Indonesia yang mayoritas Muslim. Penumpang Ekonomi mendapat makanan multi-sajian gratis, sementara penumpang Business dan First Class menikmati hidangan premium dengan menu ala carte. Menu diet khusus — termasuk vegetarian, vegan, bebas gluten, kosher, dan diabetik — dapat dipesan minimal 24 jam sebelum keberangkatan melalui bagian Manage My Booking di situs Etihad.
Etihad Airways menawarkan berbagai layanan untuk mengakomodasi penumpang dengan kebutuhan khusus:
Etihad Airways menyediakan beberapa opsi bagi penumpang yang perlu mengubah atau membatalkan penerbangan:
Jika Anda memesan penerbangan Etihad Airways melalui Traveloka, Anda dapat mengajukan permintaan refund langsung melalui aplikasi atau situs Traveloka. Buka Pesanan Saya, pilih pemesanan yang relevan, dan ikuti petunjuk untuk mengajukan reschedule atau refund. Tim dukungan pelanggan Traveloka tersedia 24/7 untuk membantu setiap perubahan pemesanan.
Traveloka membuat pemesanan penerbangan Etihad Airways mudah, terjangkau, dan bebas repot. Berikut alasan utama memesan melalui Traveloka:
Mendapatkan penawaran terbaik untuk penerbangan Etihad Airways lebih mudah dengan tips praktis berikut:
Memesan penerbangan Etihad Airways di Traveloka hanya membutuhkan beberapa langkah sederhana:
Segmen Jakarta-Abu Dhabi memakan waktu sekitar 8,5 jam, sementara lanjutan Abu Dhabi-London menambah sekitar 7 jam penerbangan plus waktu transit di hub Etihad. Total durasi perjalanan bisa berbeda tergantung lama transit yang dipilih. Cek jadwal dan estimasi waktu terkini di Status Penerbangan Traveloka.
Fare Economy Etihad Airways umumnya menanggung 23 kg bagasi tercatat, Economy Deluxe naik menjadi sekitar 30 kg, sedangkan Business Class dan First Class mendapat jatah lebih besar lagi tergantung rute. Bagasi kabin dibatasi sekitar 7 kg ditambah satu barang pribadi seperti tas laptop; sebaiknya cek rincian pasti pada e-tiket sebelum berangkat.
Biaya reschedule tiket Etihad Airways bergantung pada jenis tarif; fare fleksibel seperti Economy Deluxe ke atas umumnya memungkinkan perubahan tanggal dengan biaya lebih rendah dibanding fare Economy promo yang sering non-refundable. Ajukan permintaan lewat menu Pesanan Saya di Traveloka, dan proses refund biasanya memakan waktu beberapa minggu kerja setelah disetujui.
Check-in online Etihad Airways umumnya dibuka 24 jam dan ditutup sekitar 90 menit sebelum keberangkatan, sementara konter bandara di Jakarta biasanya tutup 60 menit sebelum jadwal terbang. Penumpang Business, First, dan anggota Etihad Guest tingkat Gold ke atas mendapat jalur Priority Access yang mempercepat proses check-in dan boarding.
Etihad Airways tidak memiliki produk kursi bermerek khusus seperti extra-legroom terpisah; pemilihan kursi jendela, tengah, atau lorong ditentukan oleh kelas kabin yang dipesan, Economy, Economy Deluxe, Business, atau First. Fare Economy Deluxe ke atas biasanya sudah termasuk pemilihan kursi gratis, sementara Economy standar mungkin dikenakan biaya tambahan saat pemesanan di Traveloka.
Anak usia 2-11 tahun di Etihad Airways wajib memiliki kursi dan tiket sendiri, sedangkan bayi di bawah 2 tahun bisa duduk di pangkuan pendamping dengan tarif lebih murah. Keluarga yang memesan fare Business atau First otomatis mendapat Priority Access untuk check-in dan boarding, memudahkan perjalanan bersama anak kecil melalui hub Abu Dhabi; sebaiknya cek ketersediaan bassinet saat pemesanan.
Seluruh hidangan di pesawat Etihad Airways bersertifikat halal, dengan menu berbasis kuliner Timur Tengah dan internasional yang berbeda antar kelas kabin. Penumpang Business dan First menikmati layanan multi-course, sementara Economy mendapat menu set. Permintaan vegetarian, vegan, atau diet khusus lain sebaiknya diajukan minimal 24 jam sebelum keberangkatan lewat Manage Booking.
Membeli tambahan bagasi tercatat Etihad Airways lewat Manage Booking sebelum keberangkatan biasanya jauh lebih hemat dibanding membayar kelebihan bagasi di konter bandara Jakarta. Tarif dijual per kilogram atau paket tambahan tergantung rute dan kelas tarif, sehingga sebaiknya cek dan beli langsung setelah pemesanan tiket selesai lewat Traveloka.
Etihad Airways memiliki program loyalitas bernama Etihad Guest yang terdiri dari lima tingkatan, yaitu Bronze, Silver, Gold, Platinum, dan Emerald. Setiap tingkatan memberikan keuntungan berbeda seperti akumulasi mil, prioritas check-in, hingga akses lounge eksklusif. Anggota dapat mengumpulkan mil dari setiap penerbangan Etihad Airways maupun mitra maskapainya untuk ditukar dengan tiket, upgrade kelas, atau fasilitas perjalanan lainnya.
Etihad Airways menjadikan Zayed International Airport di Abu Dhabi sebagai hub utama untuk seluruh jaringan penerbangannya. Bandara ini menjadi pusat konektivitas yang menghubungkan penumpang dari Indonesia ke berbagai destinasi di Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia melalui sistem transit yang efisien. Nama bandara ini diresmikan sejak awal 2024, menggantikan nama Abu Dhabi International Airport yang digunakan sebelumnya.



