Tiket pesawat ke Semarang (SRG)

Harga Tiket Pesawat Termurah dengan Promo Menuju Semarang (SRG)

Rute

Maskapai

Jadwal

Harga

Banjarmasin (BDJ) → Semarang (SRG)
Lion Air
Sabtu, 18 Mei 2024
Rp 637.200
Jakarta (HLP) → Semarang (SRG)
Citilink
Sabtu, 25 Mei 2024
Rp 677.545
Jakarta (HLP) → Semarang (SRG)
Batik Air
Sabtu, 15 Jun 2024
Rp 786.300
Jakarta (CGK) → Semarang (SRG)
Garuda Indonesia
Rabu, 12 Jun 2024
Rp 812.200
Pangkalan Bun (PKN) → Semarang (SRG)
NAM Air
Minggu, 26 Mei 2024
Rp 1.037.000
Pangkalan Bun (PKN) → Semarang (SRG)
Wings Air
Senin, 20 Mei 2024
Rp 1.132.800
Bandar Lampung (TKG) → Semarang (SRG)
Maskapai
Rabu, 29 Mei 2024
Rp 1.266.800
Bandar Lampung (TKG) → Semarang (SRG)
Maskapai
Senin, 27 Mei 2024
Rp 1.286.200
Bandar Lampung (TKG) → Semarang (SRG)
Maskapai
Senin, 27 Mei 2024
Rp 1.295.186
Bandar Lampung (TKG) → Semarang (SRG)
Maskapai
Jumat, 24 Mei 2024
Rp 1.302.100

Tempat Menarik di Semarang

Banyaknya tempat wisata di Semarang rasanya membuat pengunjung tak pernah bosan mengunjungi kota ini. Beragamnya objek wisata alam, belanja, kuliner, hingga kesenian, juga memberikan wisatawan banyak opsi untuk menghabiskan waktu di kota ini. Dijamin, Semarang bakal bikin Anda ketagihan untuk datang kembali.

Alasan lainnya, Semarang juga menyimpan banyak keunikan. Sejarah mencatat, Semarang merupakan salah satu kota penting di zaman pemerintah kolonial Belanda. Tak heran jika ada banyak benda maupun bangunan bergaya Eropa di kota ini. Sebut saja Lawang Sewu, Gereja Blenduk, hingga Gedung Marba, yang bisa menjadi pilihan wisatawan untuk menelusuri kehidupan tempo dulu sekaligus merasakan nuansa khas Eropa yang begitu kental.

Meskipun begitu, keunikan kota Semarang tak hanya terbatas pada bangunan tua dan bersejarah. Tengok saja Masjid Agung Jawa Tengah, atau yang biasa disingkat MAJT, yang saat ini menjadi salah satu ikon daerah Jawa Tengah, khususnya Semarang. Adapun daya tarik MAJT adalah enam buah payung raksasa elektrik yang diadopsi dari Masjidil Haram, Madinah. Hal inilah yang membuat masjid yang menempati area seluas 10 hektar di Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang ini selalu ramai didatangi wisatawan. Selain untuk beribadah, wisatawan dapat berfoto berlatarkan payung tersebut, melihat keindahan kota dari lantai 19 Menara Asmaul Husna, atau berkeliling area masjid untuk mengagumi arsitekturnya yang megah.

Di Semarang, wisatawan juga bisa mendapati kisah-kisah toleransi antar umat beragama. Klenteng Sam Po Kong yang berdiri gagah di Jalan Simongan Raya No. 129, Bongsari, Kota Semarang ini menjadi saksi bisu persinggahan pelaut Muslim dari Cina bernama Cheng Ho di Indonesia. Klenteng tersebut saat ini menjadi tempat ibadah umat Tridharma (Taoisme, Buddhisme, dan Konfusianisme), tetapi banyak pula wisatawan yang datang untuk melakukan wisata sejarah maupun untuk melihat bentuk akulturasi budaya Tionghoa dengan masyarakat setempat yang menarik.

Sementara itu, para pecinta alam dapat berkunjung ke kawasan wisata alam Umbul Sidomukti di Desa Sidomukti, Kabupaten Semarang. Objek wisata ini telah dilengkapi fasilitas kolam renang alam, permainan outbound, dan paralayang. Lokasinya yang berada di daerah dataran tinggi juga membuat hawa di sini begitu dingin dan segar. Cocok sekali dijadikan tempat melepas penat dari kejenuhan rutinitas harian.

Berkunjung ke Semarang akan semakin lengkap dengan mampir ke Kampung Laut. Restoran yang berada di Puri Maerokoco Tawang Mas, Jalan Anjasmoro, Bandungan, Semarang ini menyediakan aneka hidangan laut yang lezat. Pengunjung pun dapat menikmati pengalaman makan yang berbeda karena Kampung Laut menyuguhkan konsep rumah makan terapung di atas danau. Dengan pemandangan ini, Kampung Laut tentu menjadi tempat yang tepat untuk berfoto bersama keluarga atau teman.

Namun, bagaimana bila cuaca panas kota Semarang membuat Anda ingin menikmati makanan yang segar? Datanglah ke Es Puter Cong Lik yang sudah dirintis sejak 1984. Selain murah, es puter di sini juga terasa lembut karena masih menggunakan alat pembuat es manual. Camilan khas tempo dulu ini pun juga digemari anak muda Semarang karena menawarkan aneka rasa dan topping yang menggugah selera. Untuk dapat menikmatinya, kunjungi warung tenda Es Puter Cong Lik di Jalan Ahmad Dahlan No. 11, Semarang.

Sebagai kota metropolitan, Semarang juga memiliki tempat kuliner modern yang memanjakan indra. Salah satu rekomendasinya adalah Nestcology Land of Gastronomy di Jalan Tambora No. 5A, Candi, Kota Semarang. Sesuai namanya, kafe ini mengusung teknik memasak molecular gastronomy dalam menu hidangannya untuk memberikan pengalaman kuliner yang unik. Pengunjung juga bakal betah berlama-lama di sini karena Land of Gastronomy memiliki interior yang unik dan atmosfer yang nyaman.

Tertarik untuk mengunjungi Semarang? Saat ini, ibu kota Jawa Tengah ini dapat dicapai melalui jalur darat dan udara. Wisatawan yang menggunakan jalur udara akan mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani yang berjarak 12 kilometer dari pusat kota. Meski tergolong kecil, bandara ini adalah bandara yang sibuk. Menariknya lagi, terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani dibangun di atas lahan rawa-rawa, menjadikannya bandara dengan terminal terapung pertama di Indonesia.  

Banyaknya tempat wisata di Semarang rasanya membuat pengunjung tak pernah bosan mengunjungi kota ini. Beragamnya objek wisata alam, belanja, kuliner, hingga kesenian, juga memberikan wisatawan banyak opsi untuk menghabiskan waktu di kota ini. Dijamin, Semarang bakal bikin Anda ketagihan untuk datang kembali.

Alasan lainnya, Semarang juga menyimpan banyak keunikan. Sejarah mencatat, Semarang merupakan salah satu kota penting di zaman pemerintah kolonial Belanda. Tak heran jika ada banyak benda maupun bangunan bergaya Eropa di kota ini. Sebut saja Lawang Sewu, Gereja Blenduk, hingga Gedung Marba, yang bisa menjadi pilihan wisatawan untuk menelusuri kehidupan tempo dulu sekaligus merasakan nuansa khas Eropa yang begitu kental.

Meskipun begitu, keunikan kota Semarang tak hanya terbatas pada bangunan tua dan bersejarah. Tengok saja Masjid Agung Jawa Tengah, atau yang biasa disingkat MAJT, yang saat ini menjadi salah satu ikon daerah Jawa Tengah, khususnya Semarang. Adapun daya tarik MAJT adalah enam buah payung raksasa elektrik yang diadopsi dari Masjidil Haram, Madinah. Hal inilah yang membuat masjid yang menempati area seluas 10 hektar di Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang ini selalu ramai didatangi wisatawan. Selain untuk beribadah, wisatawan dapat berfoto berlatarkan payung tersebut, melihat keindahan kota dari lantai 19 Menara Asmaul Husna, atau berkeliling area masjid untuk mengagumi arsitekturnya yang megah.

Di Semarang, wisatawan juga bisa mendapati kisah-kisah toleransi antar umat beragama. Klenteng Sam Po Kong yang berdiri gagah di Jalan Simongan Raya No. 129, Bongsari, Kota Semarang ini menjadi saksi bisu persinggahan pelaut Muslim dari Cina bernama Cheng Ho di Indonesia. Klenteng tersebut saat ini menjadi tempat ibadah umat Tridharma (Taoisme, Buddhisme, dan Konfusianisme), tetapi banyak pula wisatawan yang datang untuk melakukan wisata sejarah maupun untuk melihat bentuk akulturasi budaya Tionghoa dengan masyarakat setempat yang menarik.

Sementara itu, para pecinta alam dapat berkunjung ke kawasan wisata alam Umbul Sidomukti di Desa Sidomukti, Kabupaten Semarang. Objek wisata ini telah dilengkapi fasilitas kolam renang alam, permainan outbound, dan paralayang. Lokasinya yang berada di daerah dataran tinggi juga membuat hawa di sini begitu dingin dan segar. Cocok sekali dijadikan tempat melepas penat dari kejenuhan rutinitas harian.

Berkunjung ke Semarang akan semakin lengkap dengan mampir ke Kampung Laut. Restoran yang berada di Puri Maerokoco Tawang Mas, Jalan Anjasmoro, Bandungan, Semarang ini menyediakan aneka hidangan laut yang lezat. Pengunjung pun dapat menikmati pengalaman makan yang berbeda karena Kampung Laut menyuguhkan konsep rumah makan terapung di atas danau. Dengan pemandangan ini, Kampung Laut tentu menjadi tempat yang tepat untuk berfoto bersama keluarga atau teman.

Namun, bagaimana bila cuaca panas kota Semarang membuat Anda ingin menikmati makanan yang segar? Datanglah ke Es Puter Cong Lik yang sudah dirintis sejak 1984. Selain murah, es puter di sini juga terasa lembut karena masih menggunakan alat pembuat es manual. Camilan khas tempo dulu ini pun juga digemari anak muda Semarang karena menawarkan aneka rasa dan topping yang menggugah selera. Untuk dapat menikmatinya, kunjungi warung tenda Es Puter Cong Lik di Jalan Ahmad Dahlan No. 11, Semarang.

Sebagai kota metropolitan, Semarang juga memiliki tempat kuliner modern yang memanjakan indra. Salah satu rekomendasinya adalah Nestcology Land of Gastronomy di Jalan Tambora No. 5A, Candi, Kota Semarang. Sesuai namanya, kafe ini mengusung teknik memasak molecular gastronomy dalam menu hidangannya untuk memberikan pengalaman kuliner yang unik. Pengunjung juga bakal betah berlama-lama di sini karena Land of Gastronomy memiliki interior yang unik dan atmosfer yang nyaman.

Tertarik untuk mengunjungi Semarang? Saat ini, ibu kota Jawa Tengah ini dapat dicapai melalui jalur darat dan udara. Wisatawan yang menggunakan jalur udara akan mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani yang berjarak 12 kilometer dari pusat kota. Meski tergolong kecil, bandara ini adalah bandara yang sibuk. Menariknya lagi, terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani dibangun di atas lahan rawa-rawa, menjadikannya bandara dengan terminal terapung pertama di Indonesia.  

Partner Maskapai

Partner Maskapai Penerbangan di Dalam & Luar Negeri
Kami bekerja sama dengan berbagai maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk menerbangkan Anda ke mana pun Anda inginkan!

Partner Pembayaran Resmi

Kami bekerja sama dengan beragam penyedia layanan pembayaran tepercaya agar Anda bisa bertransaksi dengan aman dan lancar!