Unduh Aplikasi
IDR
Pay
Log In
Daftar
Transportasi
Tempat Menginap
Aktivitas dan Hiburan
Produk Tambahan
  1. Hotel
    >
  2. Indonesia
    (56342 Hotel)
    >
  3. Daerah Istimewa Y...
    (3667 Hotel)
    >
  4. Yogyakarta
    (2844 Hotel)
    >
  5. Banguntapan
    (115 Hotel)

Hotel dekat Masjid Agung Kotagede

Yogyakarta, Indonesia · 115 hotel tersedia
Hotel yang Terakhir Dilihat
Check-out:
Min, 01 Okt 2023
Cari Hotel
Pergi untuk perjalanan bisnis
Bayar saat Check-in

Hotel terbaik di dekat Masjid Agung Kotagede

EXTERIOR_BUILDING Bhumi Hostel

Bhumi Hostel

Hostel
Kotagede, Yogyakarta
Mengesankan
8.3
(59 Ulasan)
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING Caniga Hotel Yogyakarta

Caniga Hotel Yogyakarta

Hotel
Umbulharjo, Yogyakarta
Mengesankan
8.5
(102 Ulasan)
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING Family 2 Bedroom Homestay Imogiri

Family 2 Bedroom Homestay Imogiri

Guest House
Umbulharjo, Yogyakarta
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING 2 Bedroom Homestay Giwangan 2 by WeStay (WGW2)
Lihat Harga
BEDROOM Rumah Pesik Art & Heritage

Rumah Pesik Art & Heritage

Hotel
Banguntapan, Yogyakarta
Luar Biasa
9.4
(10 Ulasan)
Lihat Harga
LOBBY 3 Bedroom at Omah Prapen

3 Bedroom at Omah Prapen

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING nDalem Natan Royal Heritage

nDalem Natan Royal Heritage

Homestay
Kotagede, Yogyakarta
Mengesankan
8.4
(11 Ulasan)
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING Family 3Bedroom in Giwangan at Selo Guesthouse

Family 3Bedroom in Giwangan at Selo Guesthouse

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING ZG Homy Jogja

ZG Homy Jogja

Vila
Kotagede, Yogyakarta
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING Kotagede Heritage Homestay

Kotagede Heritage Homestay

Homestay
Kotagede, Yogyakarta
Mengesankan
8.6
(182 Ulasan)
Tempat yang cocok untuk menginap di jogja, suasana yang nyaman serasa dirumah sendiri
Lihat Harga
LOBBY Homestay Jogja Cozystop Kotagede

Homestay Jogja Cozystop Kotagede

Vila
Kotagede, Yogyakarta
Lihat Harga

Hotel Santoso

Guest House
Umbulharjo, Yogyakarta
Nyaman
7.9
(129 Ulasan)
Lihat Harga
BEDROOM OYO 3498 Farisa Guest House

OYO 3498 Farisa Guest House

Guest House
Umbulharjo, Yogyakarta
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING Joglo Manis

Joglo Manis

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Nyaman
8.0
(46 Ulasan)
Lihat Harga
EXTERIOR_BUILDING No name

No name

Homestay
Umbulharjo, Yogyakarta
Lihat Harga
Lihat Harga
LOBBY Cozy Room at Grass Root Homestay

Cozy Room at Grass Root Homestay

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
LOBBY Smart Room at Grass Root Homestay

Smart Room at Grass Root Homestay

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
LOBBY The Awang Loji

The Awang Loji

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
LOBBY Dormitory Room at Grass Root Homestay

Dormitory Room at Grass Root Homestay

Homestay
Banguntapan, Yogyakarta
Lihat Harga
Lihat Semua 115 Hotel di Masjid Agung Kotagede

Fakta tentang Masjid Agung Kotagede

Total Akomodasi
115 Properties
Area Populer
Jalan Malioboro, Kotagede
Hotel Populer
Bhumi Hostel, Caniga Hotel Yogyakarta
Objek Wisata Populer
Bandar Udara Internasional Adisutjipto (JOG), Jogja Bay Waterpark

Penilaian user dari berbagai hotel di Masjid Agung Kotagede

8.2
Nyaman
6.327 review dari berbagai hotel di Masjid Agung Kotagede dengan rata-rata score 8.2/10
Masih ragu untuk memesan? Agar tidak salah pilih, beberapa penilaian dari hotel-hotel di Masjid Agung Kotagede dapat membantu Anda untuk memilih hotel yang tepat!
Eko A.
Profil ini privat.
3 Jun 2021
Selalu di tingkatkan pelayanannya. Terima kasih.
Eliya D. P.
Profil ini privat.
28 Jul 2023
Hotel yang strategis di jalan Ring Road. Termasuk hotel yang sering dikunjungi orang secara berkelompok, karena harganya yang terjangkau. Sepertinya tidak ada penjual makanan di sekitar hotel, kecuali mie ayam bakso kelilingan yang sudah langganan di situ saat sore hari. Review lengkap akan diupload di chanell youtube: Boss el indonesia.
Deddy A. S.
Profil ini privat.
5 Jul 2022
Recommended dengan harga terjangkau, fasilitas komplit, deket minimarket, cafee dan lain-lain, kolam renang juga mengasyikkan untuk liburan sama anak-anak.
DEDE Y. L.
Profil ini privat.
11 Feb 2020
Dapat kamar di lantai 3 paling pojok, agak bagaimana gitu. Lampu di kamar hanya 1 dan redup, tidak nyaman untuk baca buku. AC rusak, sudah komplain katanya hanya settingannya saja padahal mah memang rusak, Minta ganti kamar katanya full kamarnya. Akhirnya pake AC alam dengan membuka lebar jendela kamar.
ESAPUTRI N.
Profil ini privat.
4 Jul 2023
Family roomnya oke, akses kemana aja gampang, recommended buat kantong juga.
dian p.
Profil ini privat.
17 Jul 2023
Bagus dan nyaman tempat kamar bersih.
Teddy M. S.
Profil ini privat.
23 Mar 2023
Tempat bermalam yang menyenangkan, tenang dan bersih.
Defi S.
Profil ini privat.
15 Aug 2023
Sangat puas, pemilik ramah, kondisi rumah bersih. Aman dan nyaman. Satpam 24 jam.
Shadaintishar
Profil ini privat.
12 Aug 2023
Kamar tidur dan kamar mandi bersih dan nyaman. Ada kolam renang dan tempat santai yang bersih.

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Masjid Agung Kotagede

Berapa banyak hotel yang ada di Masjid Agung Kotagede?

Saat ini, ada sekitar 115 hotel yang dapat kamu pesan di Masjid Agung Kotagede

Tentang

Berkunjung ke Yogyakarta tidak lengkap rasanya jika tidak menyambangi Kotagede. Kotagede menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Yogyakarta yang kita kenal sekarang. Sehingga nama Kotagede tidak dapat dipisahkan dari wisata Yogyakarta.

Kotagede merupakan ibu kota Kerajaan Mataram pada zaman dahulu. Puing-puing reruntuhannya yang masih terjaga hingga sekarang menjadi daya tarik wisata sejarah bagi para wisatawan. Sejarah Kotagede dimulai dengan pemerintahan Sultan Hadiwijaya di Kerajaan Pajang yang menghibahkan sebuah hutan yang diberi nama Hutan Mentaok kepada Ki Ageng Pemanahan yang telah membantu sultan mengatasi pemberontakan.

Hutan Mentaok merupakan sebuah wilayah yang termasuk ke dalam Kerajaan Mataram Hindu. Oleh Ki Ageng Pemanahan, Hutan Mentaok diubah menjadi sebuah wilayah yang layak untuk dihuni. Beliau beserta para pengikutnya membentuk sebuah kerajaan.  Setelah wafat, Ki Ageng Pemanahan digantikan oleh putranya yaitu Panembahan Senopati, beliau melanjutkan dan memberikan kejayaan dengan mengubah Hutan Mentaok menjadi sebuah Kotagede (kota yang besar) dengan membangun benteng dalam dan luar untuk melindungi keraton. Puing-puing benteng ini masih dapat kita saksikan hingga saat ini.

Pasar Kotagede merupakan peninggalan lain yang sudah ada sejak zaman dahulu. Penempatan pasar, masjid dan alun-alun merupakan sebuah arsitektur ideal yang sudah diterapkan di masa Kerajaan Mataram Islam. Pasar Kotagede atau oleh masyarakat setempat diberi nama pasar legi telah ada sejak zaman Panembahan Senopati dengan arsitektur pasar yang tidak banyak mengalami perubahan. 

Selain itu, Kotagede terkenal sebagai kota dengan kerajinan peraknya. Satu kampung menjadi pengrajin perak dengan berbagai teknik dan model. Dengan berkembangnya pariwisata di Kotagede, kerajinan perak yang menjadi ciri khas kota ini pun mengalami perkembangan. Semula kerajinan perak hanya dikerjakan oleh rakyat biasa, saat ini telah menjadi sumber pencaharian dan menyerap banyak tenaga kerja. Karena banyaknya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kotagede, model dan bentuk perak yang dihasilkan pun mengalami keragaman disesuaikan minat dan asal wisatawan tersebut. Hal ini untuk mendorong industri kerajinan perak Kotagede lebih berkembang yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Dengan menyandang nama sebagai kota budaya, Kotagede mempunyai 170 bangunan kuno yang dibangun di tahun 1700 hingga 1900 yang masih dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Walaupun demikian, hotel-hotel dan wisma banyak dibangun di Kotagede untuk memenuhi kebutuhan penginapan bagi para wisatawan. Hotel-hotel dan wisma ini menggunakan ciri khas Jawa sehingga memberi kesan tersendiri bagi wisatawan yang menginap.

 

Menuju ke Kotagede

Ada dua cara untuk menuju ke sana:

  1. Via udara
  2. ingin berwisata ke Kotagede, Anda dapat menggunakan pesawat udara dengan tujuan Yogyakarta. Anda akan turun di Bandara Adi Sucipto sebagai bandara yang ada di Provinsi DI Yogyakarta. Dari Yogyakarta Anda dapat melanjutkan dengan angkutan umum khas Jogja yaitu Transjogja dengan harga tiket Rp3.000,-. Bus Transjogja ini akan mengantarkan Anda ke Kotagede dengan perhentian di halte HS Silver atau shelter Tegalgendu, Kotagede. Dari halte/shelter ini Anda dapat berjalan kaki atau naik becak untuk ke dalam kawasan Kotagede.

(harga dapat berubah sewaktu-waktu)

  1. Via darat

Untuk perjalanan via darat dapat ditempuh dengan menggunakan dua jenis metode transportasi:

  • Kereta Api

Untuk menggunakan kereta api dari Jakarta, Anda harus ke Stasiun Gambir atau Jatinegera. Tersedia beberapa jenis kereta api tujuan Jakarta – Yogyakarta yaitu kereta eksekutif, bisnis dan ekonomi. Jika Anda ingin menggunakan kereta api ekonomi, Anda harus memesannya jauh-jauh hari karena kereta tujuan Yogyakarta sangat diminati sehingga kereta api jenis ekonomi sering tidak tersedia. Anda harus turun di Stasiun Tugu Yogyakarta dan perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Bus TransJogja tujuan Kotagede dan turun di Halte HS Silver atau Shelter Tegalgendu. Untuk masuk ke dalam kawasan Kotagede, anda dapat berjalan kaki dari halte/shelter ini atau menggunakan becak karena jarak yang tidak terlalu jauh. Becak masih dipelihara di Kota Jogja dan sekitarnya untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan melestarikan kendaraan ini sebagai kendaraan khas Kota Jogja.

  • Bus

Jika Anda menggunakan bus angkutan umum dari Jakarta, maka Anda dapat menggunakan bus dari Terminal Rawamangun dan Pulogadung. Tersedia beberapa jenis bus tujuan Yogyakarta mulai dari kelas eksekutif hingga kelas bisnis. Dari Terminal Yogyakarta lanjutkan perjalanan dengan menggunakan  Bus Transjogja tujuan Kotagede dan turun di Halte HS Silver atau Shelter Tegalgendu.

 

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kotagede

Kotagede kaya akan pesona wisata. Sebagai saksi sejarah, peninggalannya masih dapat kita lihat dan nikmati hingga saaat ini. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan di Kotagede:

  1. Wisata Budaya
  • Masjid Agung Mataram Kotagede

Kota tua di Kotagede memberikan nuansa klasik seolah membawa kita ke masa ratusan tahun silam.Masjid Agung Mataram di Kotagede merupakan masjid tertua   di Yogyakarta.Masjid ini dibangun pada tahun 1640 pada masa Sultan Agung dan dilanjutkan oleh Raja Kasunan Surakarta, Paku Buwono X.  Karena mesjid ini dibangun di masa Hindu – Budha, maka arsitektur masjid pun dipengaruhi unsur Hindu – Budha. Keunikan lain yang terdapat di masjid ini adalah:

  • Bedug Lama yang merupakan hadiah dari Nyai Pringgit.
  • Mimbar khotbah merupakan pemberian Sultan Palembang.
  • Batu marmer aksara Jawa yang melekat pada tembok yang mengelilingi bangunan masjid.

Masjid ini berlokasi di Jalan Watu Gilang, Kotagede, Yogyakarta dan berdekatan dengan pasar Kotagede di mana wisatawan bisa menyaksikan keriuhan pasar tradisional yang ada sejak zaman Panembahan Senopati dan bagi masyarakat sekitar lebih dikenal dengan nama pasar Legi.

  • Makam Raja Mataram

Raja Mataram dimakamkan di Kotagede. Sebagai penguasa Kotagede, sejarah membuktikan bahwa pemerintahan Raja Mataram merupakan pemerintahan modern yang memperhatikan aspek keseimbangan dalam penataan Kotagede. Tata kota kerajaan Jawa ini tertulis di kitab Negarakertagama yang mengabadikan sejarah Kerajaan Majapahit. Di kompleks makam yang terletak 100 meter arah selatan pasar Kotagede ini merupakan makam dari Sultan Hadiwijaya, Ki Ageng Pemanahan dan Panembahan Senopati yang merupakan tokoh pendiri Kerajaan Mataram. Makam ini dijaga oleh seorang abdi dalem yang menggunakan busana tradisional Jawa dan menjaga makam ini selama 24 jam penuh.

  • Sendang Saliran

Sendang Saliran adalah sebuah mata air yang dibangun pada masa Panembahan Senopati. Sendang Saliran ini terbagi dua yaitu mata air untuk pengunjung laki-laki dan untuk pengunjung perempuan. 

  • Rumah Tradisional

Rumah Tradisional ini terletak di seberang jalan depan kompleks makam. Rumah ini adalah rumah tradisional khas Jawa yang dimasukkan sebagai objek cagar budaya oleh pemerintah setempat. Rumah-rumah ini masih terawat baik dan masih dapat difungsikan sebagai rumah tinggal. Rumah yang masuk sebagai objek cagar budaya ini tidak boleh dihancurkan dan direnovasi. Untuk menjaga dan merawat rumah budaya ini, pemerintah setempat memberi bantuan dana perawatan kepada warga pemilik rumah.

  1. Wisata Kuliner

Kotagede mempunyai jenis kuliner yang sama dengan Yogyakarta. Ciri khas gudeg yang manis dan kaya akan bumbu membuat pecinta kuliner tidak akan melewatkan jenis makanan ini. Tersedia juga jenis-jenis makanan khas Kotagede lainnya yang tersebar di seluruh Kotagede baik berupa restoran yang ada di dalam hotel ataupun warung-warung makan yang dikelola oleh penduduk lokal.

  1. Wisata Kerajinan Perak
  2. rsedia beragam jenis dan desain perak yang dihasilkan oleh pengrajin perak di Kotagede baik secara tradisional maupun menggunakan mesin. Kerajinan perak Kotagede sudah sangat terkenal di mancanegara. Bahkan untuk menarik wisatawan, beberapa pengrajin perak memberikan kursus singkat pembuatan kerajinan perak. Kursus ini bertujuan untuk melestarikan kerajinan perak yang dilakukan secara tradisional sehingga setiap ukirannya menjadi lebih unik dan khas sesuai pengrajin yang membuatnya. Toko-toko kerajinan perak tersebar diseluruh Kotagede yang merupakan milik penduduk lokal sehingga penduduk setempat mendapatkan manfaat dari berkembangnya aspek pariwisata di Kotagede. Kampung Wisata Basen merupakan nama sebuah kampung dengan seluruh penduduknya menjadi pengrajin perak.       

 

Tips berwisata di Kotagede

Gunakan pakaian yang pantas dan nyaman ketika menuju ke Kotagede. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas budaya dan adat istiadat setempat.

Jika Anda ingin mengikuti kursus membuat perak, Anda harus membuat janji dahulu agar bisa mengikuti kelas dengan jam yang diinginkan.

Perlu Bantuan?