
Bandara Billy Bishop Toronto City (YTZ) adalah bandara paling unik di Kanada — terletak bukan di daratan utama, melainkan di Toronto Island tepat di seberang pusat kota Toronto. Bandara ini menjadi favorit para pelaku bisnis karena jaraknya yang sangat dekat dengan pusat kota, tanpa perlu menempuh perjalanan panjang seperti ke Toronto Pearson (YYZ) yang berjarak sekitar 27 kilometer.
Yang membuat YTZ berbeda dari bandara lain adalah cara mencapainya: penumpang harus menyeberangi Western Channel sepanjang 121 meter yang memisahkan Toronto Island dari daratan. Pesan tiket pesawat dari YTZ melalui Traveloka untuk membandingkan maskapai dan jadwal penerbangan.
Semua penumpang check-in terlebih dahulu di Mainland Pavilion di daratan (2 Eireann Quay), tempat konter Porter Airlines dan Air Canada berada. Dari sana, ada dua cara menyeberang ke terminal di pulau: naik feri gratis yang hanya memakan waktu sekitar 90 detik dan berangkat setiap 15 menit, atau berjalan kaki lewat terowongan pejalan kaki bawah air sepanjang sekitar 6 menit — salah satu terowongan bawah air terpanjang yang bisa dilalui pejalan kaki di dunia. Kedua opsi ini gratis dan menjadi bagian dari pengalaman khas terbang dari YTZ.
Terminal YTZ berukuran ringkas namun modern, dengan lounge Porter (jika Anda memegang tiket kelas atas atau anggota program loyalitas), beberapa gerai kopi dan makanan ringan, serta area duty-free kecil untuk penerbangan internasional. Sejak Maret 2026, YTZ juga mengoperasikan fasilitas US Pre-Clearance (pemeriksaan imigrasi AS sebelum keberangkatan), menjadikannya bandara utama Kanada terakhir yang memiliki fasilitas ini untuk penerbangan langsung ke Amerika Serikat.
Porter Airlines, yang berbasis dan menjadikan YTZ sebagai hub utamanya, melayani 16 penerbangan harian ke lima destinasi AS: Boston, Chicago (O'Hare), Newark, Washington D.C. (Dulles), dan Nashville. Di dalam Kanada, Porter menghubungkan YTZ dengan Ottawa, Montreal, Thunder Bay, serta rute musiman ke Mont Tremblant dan Halifax.
Air Canada mulai memperluas kehadirannya di YTZ pada 2026 dengan rute baru ke Boston, Chicago (O'Hare), New York (LaGuardia), dan Washington Dulles, ditambah rute domestik ke Montreal-Trudeau dan Ottawa yang diluncurkan awal tahun.
Tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke YTZ, dan bandara ini memang tidak dirancang untuk penerbangan antarbenua — pesawat yang mendarat di sini terbatas pada jenis turboprop dan jet regional karena panjang landasan yang terbatas. Wisatawan dari Indonesia yang ingin ke Toronto umumnya terbang ke Toronto Pearson (YYZ) via transit di Timur Tengah atau Eropa, lalu bisa melanjutkan penerbangan domestik/regional ke YTZ jika diperlukan (misalnya dari Ottawa atau Montreal via Porter/Air Canada).
Datang minimal 90 menit sebelum keberangkatan domestik dan 2 jam untuk penerbangan ke AS, karena proses check-in, penyeberangan ke pulau, dan pre-clearance AS memerlukan waktu tambahan dibanding bandara biasa. Jika membawa koper besar, terowongan pejalan kaki tetap ramah karena dilengkapi eskalator dan lift, sehingga tidak harus menunggu feri. Untuk mencapai Mainland Pavilion dari pusat kota, taksi/ride-hailing dari area Financial District atau CN Tower biasanya hanya memerlukan waktu 10-15 menit, atau gunakan shuttle bus khusus yang disediakan Porter Airlines dari beberapa titik di pusat kota.



