
Phrae Airport (PRH) melayani Phrae, kota kecil di kawasan Thailand Utara yang dikenal dengan bangunan-bangunan kayu bersejarah dan kerajinan kain tenun tradisionalnya. Bandara ini dibangun pada 1974-1975 dan diperluas beberapa kali, terakhir pada 1990 hingga mencapai luas sekitar 432 meter persegi, sehingga tergolong bandara berskala kecil dibandingkan bandara-bandara regional lain di Thailand.
Sebagai bandara dengan volume penumpang terbatas, PRH memiliki satu gedung terminal sederhana yang menggabungkan seluruh fungsi dalam satu ruang—begitu memasuki gedung, penumpang langsung berada di aula utama dengan konter check-in di satu sisi dan area kedatangan beserta ban berjalan bagasi di sisi lainnya.
Nok Air adalah maskapai yang secara historis mengoperasikan rute penghubung antara Phrae dan Bangkok (Don Mueang), dan hingga kini masih mencantumkan rute tersebut pada kanal pemesanan resminya. Namun demikian, sebagai bandara regional berskala kecil, frekuensi dan ketersediaan penerbangan terjadwal dari PRH cenderung terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu—penumpang disarankan untuk memeriksa ketersediaan jadwal terbaru sebelum merencanakan perjalanan melalui bandara ini.
Mengingat ukurannya yang kecil, fasilitas di PRH tergolong esensial: terdapat loket penjualan tiket Nok Air, area tunggu penumpang, beberapa kios yang menjual camilan dan cenderamata khas Phrae, mesin penjual otomatis (vending machine), toilet, meja informasi, serta konter penyewaan mobil bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan darat menuju kota tua Phrae maupun kawasan wisata sekitarnya.



