
Untuk kemudahan perjalanan Anda dari dan menuju bandara, Anda bisa memanfaatkan layanan Antar Jemput Bandara yang bisa dipesan di Traveloka. Yuk, manfaatkan Antar Jemput Bandara untuk kemudahan mobilitas dari dan menuju bandara!
Untuk menuju Bandara Internasional Mattala Rajapaksa, Anda bisa menggunakan transportasi publik maupun transportasi pribadi. Anda juga bisa gunakan Antar Jemput Bandara yang tersedia di Traveloka. Dengan transportasi tepat menuju Bandara Bandara Internasional Mattala Rajapaksa, tentu ada jadi tak ketinggalan jadwal penerbangan Bandara Bandara Internasional Mattala Rajapaksa.
Bandara Internasional Mattala Rajapaksa (HRI) berada di bagian selatan Sri Lanka, sekitar 30 km dari Kota Hambantota. Bandara ini diresmikan pada tahun 2013 sebagai bandara internasional kedua di Sri Lanka setelah Bandara Internasional Bandaranaike di Colombo, dan dinamai untuk menghormati Mahinda Rajapaksa, mantan Presiden Sri Lanka yang berasal dari kawasan Hambantota.
HRI dibangun dengan investasi besar sebagai bagian dari rencana menjadikan wilayah selatan Sri Lanka sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru, dengan fasilitas yang dirancang untuk menampung penerbangan internasional berskala penuh. Lokasinya relatif jauh dari pusat kota besar seperti Colombo, namun dekat dengan beberapa destinasi wisata populer seperti Taman Nasional Yala dan Galle Fort, situs Warisan Dunia UNESCO.
Sejak pembukaannya, HRI menghadapi tantangan besar berupa rendahnya jumlah penumpang. Beberapa maskapai, termasuk SriLankan Airlines, sempat mengoperasikan penerbangan terjadwal dalam beberapa tahun pertama setelah pembukaan, namun layanan tersebut dihentikan karena permintaan yang sangat rendah. Kondisi ini membuat HRI dikenal secara internasional sebagai salah satu bandara internasional paling sepi di dunia.
Terlepas dari minimnya trafik penumpang, bangunan terminal HRI tetap berdiri dengan fasilitas yang cukup lengkap, termasuk konter check-in, ruang tunggu, mushola, serta area komersial yang sebagian besar tidak beroperasi penuh akibat sepinya penerbangan. Landasan pacu HRI juga tercatat sebagai salah satu yang terpanjang di Asia Selatan, awalnya dirancang untuk dapat melayani pesawat berbadan lebar.
Perlu diketahui, hingga pertengahan 2026 HRI tidak lagi melayani penerbangan komersial berjadwal secara reguler. Pemerintah Sri Lanka telah membuka undangan bagi investor domestik maupun asing untuk mengelola kembali bandara ini melalui skema build-operate-transfer selama 30 tahun, termasuk wacana menjadikan HRI sebagai bandara cadangan (alternate airport) bagi maskapai besar seperti Emirates dan Qatar Airways saat terjadi gangguan operasional di kawasan tersebut. Sesekali, HRI masih digunakan untuk penerbangan carter, kargo, atau kunjungan kenegaraan.
Bagi pelancong yang ingin mengunjungi kawasan selatan Sri Lanka seperti Taman Nasional Yala, Galle Fort, atau pantai-pantai di sekitar Hambantota, rute paling praktis saat ini adalah terbang menuju Bandara Internasional Bandaranaike (CMB) di Colombo, lalu melanjutkan perjalanan darat sekitar 2,5-3 jam menuju kawasan Hambantota.
Karena minimnya penerbangan terjadwal, transportasi umum menuju HRI juga terbatas. Taksi dan mobil sewaan dari Hambantota atau Colombo menjadi pilihan utama untuk menuju bandara ini, dengan waktu tempuh dari Colombo sekitar 2,5-3 jam melalui jalan tol selatan (Southern Expressway).
Jika kamu berencana menjelajahi kawasan selatan Sri Lanka, gunakan Traveloka untuk memesan tiket penerbangan menuju Bandara Internasional Bandaranaike (CMB) di Colombo sebagai titik awal perjalanan, sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Hambantota dan sekitarnya.



