
Berada di Leh, kota kecil di tengah pegunungan Himalaya, Bandara Leh atau yang juga dikenal sebagai Kushok Bakula Rimpochee Airport (IXL) adalah gerbang udara utama menuju wilayah Ladakh, India. Bandara ini duduk di ketinggian sekitar 3.256 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu bandara berpenumpang sipil tertinggi di dunia.
Bandara ini awalnya dibangun sebagai landasan militer pada awal 1940-an sebelum berkembang menjadi bandara sipil yang melayani wilayah Ladakh. Lokasinya yang dikepung pegunungan Himalaya membuat kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap operasional penerbangan — turbulensi udara di siang hari akibat pemanasan lembah membuat hampir semua penerbangan dijadwalkan pada pagi hari, biasanya antara pukul 05.00 hingga 11.00 waktu setempat. Pada musim dingin (September–Maret), salju dan kabut kerap menyebabkan penundaan atau pembatalan penerbangan.
Terminal Bandara Leh berskala sedang dan relatif sederhana mengingat lokasinya yang terpencil di ketinggian. Fasilitas yang tersedia meliputi beberapa konter check-in per maskapai, area tunggu dengan tempat duduk, mushola/ruang doa, toko suvenir yang menjual kerajinan khas Ladakh, serta kios makanan dan minuman ringan. Prosedur keamanan di bandara ini tergolong ketat karena posisinya di area perbatasan strategis — penumpang disarankan tiba minimal dua jam sebelum keberangkatan domestik.
Bandara Leh hanya melayani penerbangan domestik dalam India, mengingat statusnya juga sebagai kawasan sensitif pertahanan. Maskapai yang beroperasi saat ini adalah Air India, IndiGo, dan SpiceJet, dengan rute utama menuju New Delhi, Jammu, Chandigarh, dan Srinagar. IndiGo juga mengoperasikan penerbangan musiman langsung ke Mumbai. Tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Leh — perjalanan dari Jakarta umumnya transit melalui Delhi atau Mumbai sebelum melanjutkan penerbangan domestik ke IXL.
Dengan memahami karakteristik unik Bandara Leh — dari jadwal penerbangan pagi hingga kondisi cuaca ekstrem — Anda dapat merencanakan perjalanan ke Ladakh dengan lebih matang dan nyaman.

