
Bandara Temindung (SRI) adalah bandara yang dahulu melayani Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dan sempat menjadi bandara utama kota tersebut sejak awal 1970-an. Namun, sejak Mei 2018, Bandara Temindung resmi ditutup untuk penerbangan komersial reguler, dan seluruh layanan penerbangan penumpang dari dan ke Samarinda telah dialihkan ke Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto, kode IATA: AAP) yang berlokasi sekitar 30 km dari pusat kota.
Jika Anda ingin memesan tiket pesawat dari atau ke Samarinda, gunakan Traveloka untuk mencari penerbangan melalui Bandara APT Pranoto, yang kini menjadi bandara aktif yang melayani kota ini.
Selama masa operasinya, Bandara Temindung menghubungkan Samarinda dengan sejumlah kota besar di Indonesia dan berperan penting dalam sejarah penerbangan di Kalimantan Timur. Lokasinya yang berada di pusat kota menjadikannya mudah diakses, namun keterbatasan lahan untuk pengembangan landasan dan terminal membuat pemerintah membangun bandara pengganti yang lebih besar, yaitu APT Pranoto.
Sejak penutupannya untuk penerbangan komersial pada 2018, Bandara Temindung tidak lagi melayani penerbangan penumpang reguler. Area bandara ini kini lebih banyak difungsikan untuk kegiatan penerbangan khusus dan bukan lagi bagian dari jaringan penerbangan komersial Indonesia.
Bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang ingin menuju Samarinda, satu-satunya jalur udara yang tersedia saat ini adalah melalui Bandara APT Pranoto, yang dilayani oleh sejumlah maskapai domestik dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan. Pastikan untuk memeriksa dan memesan penerbangan menuju APT Pranoto, bukan Temindung, saat merencanakan perjalanan ke Samarinda.
Meski tidak lagi beroperasi untuk penerbangan komersial, Bandara Temindung tetap menjadi bagian penting dari sejarah transportasi udara di Kalimantan Timur, sebelum perannya digantikan oleh Bandara APT Pranoto.

