peringatan

Partner Airline Domestik & International

Lihat partner lainnya

Partner Pembayaran Resmi (Indonesia)

Lihat partner di negara lain

Bagasi
Bagasi
Bagasi
kabin
Batas
check-in
rating maskapai:
4.5 5 berdasarkan 3891 review

Service Standard: LCC-Hybrid

Promo Quick Finder

Lihat harga termurah dari hasil pencarian selama 48 jam terakhir di sini. Klik tanggal untuk memesan.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Mgg Sen Sel Rab Kam Jum Sab

Profil Lion Air

Lion Air (JT/LNI) adalah maskapai hybrid carrier (perpaduan antara maskapai penerbangan berbiaya rendah (LCC) dan maskapai medium) dari Indonesia.

Maskapai ini berkantor pusat di Lion Air Tower, Jalan Gajah Mada No. 7, Jakarta Pusat. Bandara penghubungnya ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Hang Nadim, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi. Untuk mendukung keamanan dan operasional maskapai, Lion Air juga memiliki pusat pemeliharaan dan perbaikan di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, yang dioperasikan oleh Batam Aero Technic.

Terminal Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta untuk penerbangan domestik adalah terminal 1A, 1B, dan 1C. Terminal 1A melayani rute menuju ke kawasan timur Indonesia, seperti Ambon, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Kupang, Makassar, Manado, Lombok, Merauke, Palu, Poso, Sorong, dan Ternate. Di Terminal 1A, maskapai ini melayani rute menuju Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.

Di Terminal 1B, rute yang dilayani adalah rute menuju Sumatra, dengan destinasi seperti DI Aceh, Lampung, Batam, Bengkulu, Jambi, Medan, Padang, Palembang, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.

Di Terminal 1C, Lion Air melayani rute penerbangan menuju Kalimantan, seperti Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, dan Tarakan. Rute Internasional Lion Air dilayani di Terminal 2E, sementara khusus rute menuju Bali dilayani di Terminal 3.

Lion Air melayani lebih dari 36 rute penerbangan domestik dan kini tengah melakukan ekspansi ke Asia Pasifik. Dalam sehari, maskapai ini melayani hingga 226 penerbangan, baik domestik maupun internasional.

Dengan slogan “We make people fly”, Lion Air terus melakukan perubahan, salah satunya adalah menambah armada dan memberikan program penumpang setia yaitu Lion Air Passport. Keistimewaan pemilik Lion Air Passport adalah mendapatkan prioritas saat check-in di bandara, tambahan bagasi, prioritas boarding untuk penumpang kelas ekonomi, akses ke lounge privat, serta tiket gratis dengan syarat dan ketentuan berlaku. Promo Lion Air juga diberikan pada waktu-waktu tertentu dan dapat dicek langsung di Traveloka.

Di Indonesia, Lion Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar yang bersaing dengan Sriwijaya Air untuk penerbangan domestik dan AirAsia untuk penerbangan internasional. Lion Air juga memiliki anak perusahaan di kelas premium yang bersaing dengan Garuda, yaitu Batik Air. Sementara itu untuk melayani rute penerbangan domestik ke kawasan-kawasan terpencil di timur Indonesia, Lion memiliki anak perusahaan bernama Wings Air.

Maskapai hybrid ini juga telah mengukir cukup banyak prestasi. Pada tahun 2009, Lion Air merasih Best Domestic Fare & Most Favorite Airlines dalam Angkasa Award, serta Top 5 Airlines in Passenger Growth dan Top 5 Airlines in Cargo Growth dalam Changi Airline Award.

Pada tahun 2013–2014, Lion Air berhasil masuk dalam nominasi World’s Leading Charter Airline, bersaing dengan banyak maskapai internasional dunia. Puncaknya di tahun 2015, Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana meraih penghargaan Legend Award dari Centre For Aviation (CAPA) dalam acara 2015 CAPA Asia Pacific Aviation Awards for Excellence. Melalui penghargaan ini, Lion Air membuktikan keberadaannya sebagai salah satu maskapai internasional terbesar yang berkembang pesat selama 15 tahun berkarir.

Sebagai maskapai hybrid, selain menawarkan penerbangan berbiaya murah serta beberapa promo, Lion Air juga menawarkan penerbangan dalam dua kelas yaitu kelas bisnis dan kelas ekonomi. Penumpang kelas bisnis mendapat kursi kulit nyaman dengan jarak antar kursi 38 inci, minuman sebelum penerbangan, makanan dan minuman di pesawat, serta bagasi check-in gratis 20 kg untuk rute domestik dan bagasi gratis 30 kg untuk rute internasional.

Penumpang kelas ekonomi mendapat bagasi check-in gratis 15 kg untuk penerbangan domestik dan bagasi check-in 20 kg untuk penerbangan internasional. Penumpang kelas ekonomi mendapat kursi kulit dengan jarak antar kursi 29 inci. Baik penumpang kelas bisnis maupun kelas ekonomi mendapatkan fasilitas bagasi kabin hingga 7 kg.

Saat ini Lion Air adalah maskapai dengan armada terbesar di Indonesia, mengoperasikan lebih dari 80 Boeing 737-900ER terbaru, Boeing 737-800 Next Generation, dan Boeing 737-400. Lion Air masih memiliki 110 pesawat yang akan dikirimkan dari pemesanan sebanyak 178 Boeing 737-900ER. Pada Maret 2013, Lion Air juga menandatangani kontrak pembelian sebanyak 234 Airbus dari keluarga A320 dan tercatat sebagai kontrak pembelian terbesar dalam sejarah Airbus.

Untuk penerbangan domestik di Indonesia, Lion Air melayani berbagai kombinasi rute dan jadwal ke banyak kota di seluruh Indonesia. Tiket pesawat Lion Air dapat dibeli dengan mudah melalui Traveloka atau Lion Air Agent.

Armada Pesawat Lion

Lion Air Boeing 737-900ER Boeing 737-900ER
8 pesawat
Lion Air Boeing 737-800 Boeing 737-800 (NG)
5 pesawat
Lion Air Boeing 737-400 Boeing 737-400
2 pesawat
Lion Air Boeing 737-300 Boeing 737-300
2 pesawat
Lion Air Boeing 747-400 Boeing 747-400
2 pesawat

Kota Tujuan Lion Air

Singapore
Taiwan
Hong Kong
Sri Lanka
Arab Saudi
Australia
Internasional
Bangladesh
Nepal

Perubahan/Pembatalan/Refund Lion Air

Prosedur Refund

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan baca halaman FAQ ketentuan dan prosedur refund.

Koreksi Nama

  • Harus dilakukan melalui Call Center Lion Air: 0804-1-77-88-99 (Indonesia) / +60-03-7841-5333 (Malaysia) / +65-6339-1922 (Singapura)

Reroute

  • Tidak bisa

Reschedule

  • Melalui Traveloka Easy Reschedule
    • Reschedule dilakukan maks. 30 jam sebelum waktu keberangkatan
    • Biaya Reschedule Rp15.000 per penumpang per segmen
    • Airline Fees tergantung kebijakan maskapai
    • Tertarik mencoba? Dapatkan petunjuk lengkap Easy Reschedule di sini
  • Melalui Lion Air
    • Harus dilakukan melalui Call Center Lion Air: 0804-1-77-88-99 (Indonesia) / +60-03-7841-5333 (Malaysia) / +65-6339-1922 (Singapura)
    • Reschedule minimal di kelas yang sama
    • Di atas 48 jam sebelum keberangkatan, dikenakan biaya admin Rp50.000 dan selisih harga tiket baru
    • Kurang dari 48 jam sampai 24 jam sebelum keberangkatan, dikenakan biaya pembatalan sebesar 50% dari tarif dasar
    • Antara 24 jam hingga 2 jam sebelum keberangkatan, dikenakan biaya pembatalan sebesar 80% dari tarif dasar
    • Setelah waktu check-in, dikenakan biaya pembatalan sebesar 90% dari tarif dasar
    • Reschedule tiket bayi tidak dikenakan biaya admin maupun biaya pembatalan
    • Jika harga tiket baru yang lebih rendah, selisih harga tidak akan dikembalikan

Lainnya

Pihak Lion Air berhak melakukan pengubahan jadwal penerbangan atau membatalkan penerbangan jika dianggap perlu demi alasan keselamatan dan teknis.

Pihak Lion Air akan mengusahakan secepat mungkin untuk menyediakan peralihan dan armada pengganti. Hal ini akan diumumkan kepada para penumpang melalui pengumuman di bandara ataupun via telepon dan dilakukan oleh pihak Lion Air secara langsung. Check-in dapat dilakukan secara online, langsung di website Lion Air Web Check-in.

Sejarah Lion Air

Lion Air merupakan bagian dari Lion Air Group. Anak perusahaannya adalah Wings Air, Batik Air, Malindo Air yang berbasis di Malaysia, dan Thai Lion Air yang berbasis di Thailand. Lion Air juga memiliki armada penerbangan kargo yang bernama Lion Parcel dan hotel bernama Lion Hotel & Plaza di Manado.

Setelah 13 tahun menjalani bisnis pariwisata dan meraih kesuksesan lewat biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan dan Rusdi Kirana bertekad untuk mewujudkan mimpi memiliki usaha penerbangan jadi kenyataan. Berbekal ambisi tinggi dan modal awal sebesar US$10 juta, Lion Air secara hukum didirikan pada Oktober 1999. Namun, penerbangan pertamanya baru dimulai pada 30 Juni 2000 dengan pesawat Boeing 737-200 PK-LIA dari Jakarta ke Pontianak. Saat itu, Lion Air baru memiliki 2 pesawat Boeing 737-200.

Hingga pertengahan tahun 2005, penerbangan internasional Lion Air menempati Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sementara penerbangan domestiknya menempati Terminal 1. Pembagian terminal ini memberikan kemudahan pada penumpang untuk berpindah ke penerbangan lanjutannya. Namun sejak 11 Oktober 2010, penerbangan rute domestik Lion Air dipindahkan ke Terminal 1A dan Terminal 1B untuk penerbangan ke Sumatera, Batam, Pangkalpinang, dan Palangkaraya. Seluruh penerbangan internasional Lion Air dilayani di terminal 2E.

Di tahun 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat penerbangan yang terdiri dari 19 pesawat McDonnell Douglas MD-82 dan 5 pesawat De Havilland Canada Dash-8 yang dioperasikan oleh anak perusahaannya, Wings Air. Sebagai maskapai bertarif rendah, armada Lion Air didominasi oleh pesawat MD-80 karena efisiensi dan kenyamanannya.

Dalam upaya meremajakan armadanya, Lion Air memesan 178 Boeing 737-900ER yang diantar bertahap sejak tahun 2007 hingga tahun 2014. Lion Air berencana bersaing dengan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines untuk menerbangkan rute umroh dan haji dengan pesawat Boeing 747-400.

Setelah 2 pesawat Boeing 747-400 masuk dalam armadanya, Lion Air lalu memesan 208 Boeing 737-9 MAX yang akan dikirimkan mulai tahun 2018. Pada Februari 2012, Rusdi Kirana menandatangani kontrak pembelian 234 pesawat Airbus keluarga A320 langsung di pabrik Airbus di Toulouse, Perancis. Kini Lion Air melayani 183 rute domestik dan internasional dengan 112 armada.

Pada tahun 2015, Lion Air mendapatkan sertifikat ISO 900 untuk Delay Management atau Manajemen Keterlambatan. Maskapai ini juga telah meraih standar keamanan dari IATA (Standard Safety and Security Assessment) pada Januari 2016.

Rute Populer



Kebijakan penumpang anak-anak dan bayi Lion Air

  • Anak-anak diklasifikasikan sebagai umur 2–12 tahun dan tidak boleh terbang tanpa ditemani penumpang dewasa
  • Harga tiket Lion Air untuk penumpang anak sama dengan harga tiket penumpang dewasa
  • Harga tiket bayi tergantung dari rute penerbangan Lion Air
  • Bayi berusia kurang dari 2 hari tidak diizinkan mengikuti penerbangan.
  • Bayi berusia 2–7 hari diizinkan terbang dengan menyertakan Sertifikat Kesehatan yang harus diberikan maksimum 72 jam sebelum keberangkatan
  • Perempuan dalam masa kehamilan kurang dari 28 minggu diizinkan terbang tanpa menyertakan Sertifikat Kesehatan
  • Perempuan dalam masa kehamilan lebih dari 28 minggu harus menunjukkan Sertifikat Kesehatan saat check-in di bandara
  • Penumpang penyandang disabilitas wajib memberi tahu kondisinya kepada pihak maskapai pada saat pemesanan tiket dan menyertakan Sertifikat Kesehatan pada saat check-in di bandara
  • Penumpang penyandang disabilitas harus ditemani asisten pribadi jika tidak dapat menjalankan proses evakuasi sendiri atau tidak dapat mengerti instruksi-instruksi keselamatan

Seragam Pramugari Lion Air

Seragam Pramugari Lion Air

Seragam pramugari Lion Air dominan warna merah dan biru tua dengan garis biru vertikal. Warna ini diambil dari corporate color Lion Air yang lama yang didominasi warna biru dan merah. Seragam flight attendant Lion Air ini dirancang dengan corak batik pada kebaya panjang yang memiliki belahan di samping untuk memudahkan para pramugari untuk bekerja pada saat emergency.

Makanan di pesawat Lion Air

Lion Air menyediakan snacks gratis untuk penerbangan kelas bisnis

Info Promo terbaik dari Traveloka Daftarkan email Anda untuk info tiket Lion Air PROMO dan semua diskon special Traveloka.com!

Alamat Lion Air

Lion Air Tower
Jl. Gajah Mada no. 7
Jakarta Pusat 10130
Jakarta, Indonesia

Cara Pemesanan Tiket Lion Air

Anda dapat melakukan reservasi dengan langkah-langkah berikut:
  1. Cari rute Lion Air yang diinginkan di search box di atas (lihat Cara Pakai untuk bantuan)
  2. Lakukan booking dengan cara mengisi data penumpang.
  3. Pilih cara pembayaran.
  4. Bayar dan tiket Lion akan dikirimkan ke alamat email Anda.

E-tiket Lion Air

E-tiket Lion Air dapat digunakan sebagai bukti untuk terbang dengan menggunakan Lion Air. Jika Anda telah mendapatkan e-tiket melalui email, e-tiket tersebut dapat di-print untuk dibawa pada saat check-in. Jika Anda telah melakukan pemesanan, tetapi belum mendapatkan tiket, Anda dapat melakukan Retrieve Booking melalui link ini.