peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya
 
Thai Airways: Pengantar

Thai Airways, atau THAI, merupakan salah satu pendiri Star Alliance, aliansi maskapai pertama dan terbesar di dunia. THAI dinobatkan menjadi World’s Best Airline Lounges Spa Facility pada 2016 oleh Skytrax. Maskapai ini kini melayani penerbangan ke 84 destinasi yang tersebar di 37 negara dengan tiga jenis kelas penerbangan, yaitu Economy Class, Premium Economy Class, Royal Silk Class (kelas bisnis), dan Royal First Class (kelas satu).


Pemesanan & E-tiket Thai Airways

Cari dan pesan tiket pesawat Thai Airways Anda secara online melalui Traveloka untuk mendapatkan harga promo terbaik.

Cara Pesan Tiket Pesawat

Berikut ini adalah langkah untuk memesan tiket Thai Airways secara online:

  1. Kunjungi situs web Traveloka atau buka Traveloka App
  2. Isi detail penerbangan di kotak pencarian
  3. Pilih dan pesan penerbangan yang paling sesuai untuk Anda
  4. Isi data pemesan dan penumpang
  5. Lakukan pembayaran melalui metode yang sudah Anda pilih
  6. Dapatkan e-tiket Thai Airways Anda di Pesanan Saya atau pada email Anda

Cara Pembayaran

Pembayaran untuk tiket Thai Airways Anda dapat dilakukan melalui transfer bank (ATM/SMS Banking/e-banking/teller bank), kartu kredit, dan Indomaret.
Untuk informasi selengkapnya mengenai berbagai metode pembayaran yang tersedia, silakan kunjungi halaman Cara Pembayaran.

E-tiket Thai Airways

E-tiket Thai Airways dapat berlaku sebagai bukti pemesanan penerbangan Thai Airways Anda. Tunjukkan e-tiket Anda pada saat melakukan check-in di loket Thai Airways di bandara, atau gunakan e-tiket untuk melakukan check-in mandiri (di bandara maupun online), untuk mendapatkan boarding pass Anda. Jika Anda tidak menerima e-tiket dalam waktu 60 menit setelah melakukan pembayaran, segera hubungi Customer Service Traveloka.

Partner Maskapai Traveloka - Domestik & Internasional

Lion AirBatik AirCitilinkGaruda IndonesiaSriwijaya AirNAM AirAirasiaJetstarTigerairMalaysia AirlinesBangkok AirwaysCathay PacificEmiratesFireflyMalindo AirPhilippine AirlinesQatar AirwaysSilkAirSingapore AirlinesThai AirwaysThai LionVietnam AirlinesAll Nippon AirlinesAsiana AirlinesChina AirlinesEgypt AirEtihad AirwaysEVA AirJapan AirlinesKalstar AviationKLMKorean AirQantas AirlinesTurkish AirlinesUnited AirlinesWings AirXpressairAir FranceAmerican AirlinesChina Southern AirlinesJet AirwaysLufthansaRoyal BruneiTransnusa AviationTrigana AirVirgin AustraliaDelta Airlines

Partner Pembayaran Resmi Traveloka


Rating Thai Airways

dari 610 review

Standar layanan: Full Service

Kelas Penerbangan Thai Airways

Kelas Ekonomi

Thai Airways menawarkan peningkatan pada layanan Economy Class dengan fasilitas kabin yang lebih luas, pelayanan yang spesial, serta beragam hidangan lezat yang telah memenangkan berbagai penghargaan kuliner. Fasilitas hiburan di Thai Airways menyediakan lebih dari 1.000 koleksi film, lagu, permainan, berita, dan informasi yang bisa dinikmati oleh penumpang selama penerbangan melalui monitor layar sentuh berteknologi tinggi. Kabin yang lebih luas memberikan kenyamanan lebih pada penumpang selama penerbangan. Penumpang dapat meluruskan kaki dengan lebih leluasa sehingga tidak akan merasa pegal dan lelah begitu keluar pesawat. Dengan terbang bersama Thai Airways, penumpang akan merasakan keramahtamahan “Negeri Senyuman” yang sebenarnya.

Makanan di Pesawat

Penumpang Economy Class dapat menikmati beragam hidangan kreasi koki-koki terbaik dunia. Menu makanan terinspirasi dari cita rasa tradisional Thailand dan kuliner dunia, dengan tambahan bumbu khusus yang menciptakan rasa khas. Berbagai jenis minuman seperti anggur, jus, serta minuman hangat dan dingin juga tersedia selama penerbangan. Penumpang dengan kebutuhan makanan khusus dapat menghubungi Thai Airways untuk melakukan pemesanan lebih awal, setidaknya 48 jam sebelum waktu keberangkatan.

Premium Economy Class

Kabin di Premium Economy Class cukup luas bagi penumpang yang melakukan penerbangan jarak jauh. Kabin Premium Economy Class tersedia secara ekslusif dalam pesawat Boeing 777-300ER Thai Airways, yang mengakomodasi 18 kursi Premium Economy Class di kabin terpisah. Penumpang dapat duduk dengan nyaman di atas kursi selebar 20 inci yang bisa disandarkan hingga 180 derajat dan dilengkapi dengan sandaran tangan. Penumpang juga bisa mengisi daya perangkat elektroniknya selama di pesawat, atau mendapatkan hiburan dari sistem Audio Visual On Demand yang menawarkan ratusan pilihan hiburan, informasi, dan permainan.

Makanan di Pesawat

Penumpang Premium Economy Class dapat menikmati beragam makanan dan minuman yang disajikan dengan pelayanan yang ramah. Setiap menu, baik yang bercita rasa Asia maupun Barat, disajikan dengan tampilan yang menggugah selera. Aneka minuman seperti bir, minuman bersoda, hingga anggur juga tersedia secara gratis.

Royal Silk Class

Royal Silk Class merupakan penerbangan kelas bisnis dari maskapai Thai Airways yang terinspirasi dari warisan budaya Thailand yang elegan. Di kabin Royal Silk Class, kursi dapat dijadikan sebagai tempat duduk santai, tempat bekerja, atau tempat tidur selama berada di udara. Kursi dapat disandarkan hingga 180 derajat, sehingga menjadi tempat tidur datar yang nyaman. Penumpang juga bisa menikmati berbagai konten hiburan yang lengkap hanya dengan menyentuh monitor layar datar di hadapan mereka. Stopkontak serta porta USB pun tersedia di semua kursi, untuk memfasilitasi penumpang yang ingin bekerja dengan menggunakan laptop selama penerbangan.

Makanan di Pesawat

Penumpang Royal Silk Class dilayani dengan hidangan mewah seperti hidangan pembuka terrine yang menggugah selera. Berbagai pilihan minuman, termasuk sampanye, minuman ringan, dan jus akan melengkapi setiap hidangan dan selalu tersedia sepanjang penerbangan. Penumpang yang membutuhkan menu khusus dapat melakukan pemesanan lebih awal, selambat-lambatnya 48 jam sebelum jadwal penerbangan.

Royal First Class

Pemegang tiket Royal First Class tentunya akan mendapatkan layanan terbaik dari Thai Airways. Begitu masuk ke dalam pesawat, penumpang disambut dengan sampanye dingin. Kabinnya dirancang sedemikian rupa untuk memberikan suasana tenang serta privasi lebih selama penerbangan. Kabin Royal First Class tergolong luas, dan tempat duduknya bisa diubah menjadi tempat tidur datar untuk memberikan kenyamanan yang mewah. Penumpang Royal First Class juga bisa menikmati layanan pijat “Touch of Silk” di Suvarnabhumi Airport Royal First Lounge. Sementara selama penerbangan, penumpang bisa menikmati fasilitas hiburan yang menarik berupa ratusan pilihan film, program televisi, CD musik, permainan, dan fitur khusus lainnya pada layar datar berukuran 23 inci.

Makanan di Pesawat

Penumpang Royal First Class dapat memesan pilihan menu utama sejak sebelum penerbangan. Makanan dapat dipesan secara online untuk sebagian besar penerbangan jarak jauh dengan menu yang bervariasi tergantung rute penerbangan. Penumpang yang berangkat dari Bangkok dapat menikmati beragam pilihan premium masakan Thailand, Oriental dan Kontinental Klasik seperti nasi kukus hom mali, sup pedas ikan kering (tom-khlohng), daging sapi massaman, udang dan kelapa muda dalam sup tom yum, serta aneka makanan pencuci mulut khas Thailand.

Layanan Khusus Thai Airways

Royal Orchid Plus

Thai Airways menawarkan program frequent flyer bernama Royal Orchid Plus bagi para penumpang setianya. Terdapat tiga jenis tingkatan keanggotaan Royal Orchid Plus, yaitu Basic, Silver, Gold, dan Platinum. Anggota Royal Orchid Plus akan mendapatkan poin setiap kali melakukan penerbangan bersama Thai Airways, maskapai anggota Star Alliance, atau rekan maskapai Thai Airways lainnya. Poin tersebut bisa ditukarkan untuk tiket pesawat dengan kelas penerbangan yang lebih tinggi, voucher menginap di hotel, dan banyak hadiah menarik lainnya. Selain itu, anggota Royal Orchid Plus pun bisa mendapatkan prioritas dalam pemesanan tiket, check-in dan penanganan bagasi, serta akses ke ruang tunggu bandara, penambahan kuota bagasi, dan berbagai keuntungan tambahan lainnya.

Thai Airways Lounges

Thai Airways menawarkan kenyamanan fasilitas ruang tunggu yang luar biasa, baik di bandara domestik maupun internasional. Penumpang bisa menikmati beragam makanan terbaik atau membaca majalah sambil bersantai dalam suasana yang tenang. Terdapat tiga jenis ruang tunggu bandara, yaitu Royal First Lounge, Royal Silk Lounge, dan Royal Orchid Lounge. Royal First Lounge dirancang khusus untuk penumpang Royal First Class, dengan kapasitas sebanyak 134 orang. Sementara itu, Royal Silk Lounge dan Royal Orchid Lounge dapat diakses oleh penumpang Royal First Class dan Royal Silk Class, serta anggota Royal Orchid Plus Platinum dan Royal Orchid Plus Gold. Lounge Thai Airways menyediakan beragam fasilitas, dari kamar VIP, ruangan pribadi, ruang makan, koneksi WiFi, kamar tidur, kamar mandi, hingga toilet dengan akses kursi roda.

Royal Orchid Spa

Royal Orchid Spa dirancang untuk menyediakan layanan spa bagi penumpang Royal First dan Royal Silk Class. Royal Orchid Spa dibuka mulai pukul 06:00 hingga 23:30, dan menawarkan area ruang tunggu, camilan sehat, dan minuman herbal panas dan dingin. Penumpang Royal First Class dapat menikmati Fasilitas Zona Kelas Pertama, yang menyediakan ruang pijat, ruang uap, ruang sauna, dan kamar mandi. Penumpang dapat memilih dari beragam perawatan untuk memanjakan tubuh dan pikiran, dari Touch of Silk, Royal Thai Massage, Pijat Leher & Bahu, hingga Pijat Kaki.

Armada Thai Airways

Airbus 380-800
Kelas penerbangan:

  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Kelas Satu

Tata kursi:

  • 3-4-3 (Ekonomi)
  • 1-2-1 (Bisnis)
  • 1-2-1 (Kelas Satu)

Jarak antar kursi:

  • 31 inci (Ekonomi)
  • 74 inci (Bisnis)
  • 82 inci (Kelas Satu)

Hiburan di pesawat:

Tersedia


WiFi:

Tersedia


Stopkontak:

Tersedia

Boeing 787-8
Kelas penerbangan:

  • Ekonomi
  • Bisnis

Tata kursi:

  • 3-3-3 (Ekonomi)
  • 2-2-2 (Bisnis)

Jarak antar kursi:

  • 32 inci (Ekonomi)
  • 60 inci (Bisnis)

Hiburan di pesawat:

Tersedia


WiFi:

Tersedia


Stopkontak:

Tersedia

Kru Pesawat Thai Airways

Seragam Pramugari Thai Airways

Pramugari Thai Airways dengan kewarganegaraan Thailand harus menggunakan pakaian tradisional Thailand yang unik dan cantik saat berada di kabin. Namun, awak kabin yang bukan berkewarganegaraan Thailand tidak diharuskan mengenakan seragam tradisional ini. Bunga segar menjadi penghias seragam yang dikenakan pramugari. Pramugara pun memiliki jas khusus yang berbeda dengan seragam yang mereka kenakan selama bertugas di darat. Dengan konsep yang berkelas, tak berbatas waktu, dan elegan, seragam ini memenuhi moto maskapai Thai Airways yaitu “Smooth as silk” (“Selembut sutra”) tanpa mengurangi kualitas pelayanannya terhadap penumpang selama penerbangan.


Kebijakan Bagasi Thai Airways

Rute Penerbangan

Kelas Penerbangan

Bagasi Kabin

Bagasi Terdaftar

Domestik

Kelas Ekonomi

Maks. 7 kg (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 30 kg

Premium Ekonomi

Kelas Bisnis

Maks. 40 kg

Internasional

Kelas Ekonomi

Maks. 30 kg

Premium Ekonomi

Max. 40 kg

Kelas Bisnis

Kelas Satu

Maks. 50 kg

Semua Penerbangan Menuju Amerika

Kelas Ekonomi

2 buah (maks. 23 kg/buah) (Dimensi: maks. 158 cm)

Kelas Bisnis

2 buah (maks. 32 kg/buah) (Dimensi: maks. 158 cm)

Kelas Satu

Kebijakan Penumpang Thai Airways

Kebijakan Penumpang Bayi
  • Bayi berusia kurang dari 7 hari tidak diizinkan untuk terbang, kecuali jika sudah dipastikan berada dalam kondisi yang sehat dan didampingi oleh orang dewasa. Penumpang bayi tidak harus memesan kursi sendiri, tapi akan dikenakan biaya 25% dari harga tiket orang dewasa.
  • Jika seorang penumpang dewasa melakukan penerbangan dengan lebih dari satu bayi, penumpang tersebut harus membeli tiket untuk bayi kedua dan seterusnya.
  • Penumpang bayi dapat memiliki tempat duduk sendiri selama orang tua atau pendampingnya membawa alat yang tepat untuk menjaga bayi tersebut saat duduk di kursi, seperti kursi pengaman (safety seat), yang telah disetujui oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
  • Orang tua atau pendamping harus menginformasikan pihak Thai Airways jika mereka akan membawa bayi, sehingga maskapai dapat menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bayi selama dalam penerbangan.
  • Orang tua atau pendamping harus memangku bayi selama penerbangan, terutama saat lepas landas dan mendarat.
  • Penumpang bayi harus memiliki kelengkapan dokumen yang sama seperti penumpang dewasa, terutama untuk penerbangan internasional.
  • Keranjang/gendongan untuk bayi yang berusia kurang dari 6 bulan boleh dibawa ke atas pesawat, selama beratnya tidak lebih dari 10 kg dan ukurannya tidak lebih dari 67 cm.
  • Penumpang dapat memesan makanan bayi, tapi harus melakukan pemesanan selambat-lambatnya 48 jam sebelum waktu keberangkatan penerbangan internasional. Penumpang juga dapat memesan susu formula untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan.
Kebijakan Penumpang Anak
  • Penumpang anak harus memiliki kursi dan tiket sendiri.
  • Penumpang anak berusia di bawah 5 tahun tidak diizinkan terbang sendiri.
  • Anak berusia 5 – 11 tahun yang berpergian sendiri tanpa orang dewasa akan didampingi oleh kru Thai Airways hingga bertemu dengan orang tua atau pendampingnya, yang diharuskan untuk melengkapi beberapa dokumen sebelum keberangkatan.
  • Biaya penanganan penumpang anak tanpa pendamping (unaccompanied minor) akan dikenakan US$60 per penerbangan internasional. Sementara untuk rute domestik di Thailand, biaya pendampingan adalah 75% dari harga tiket normal.
  • Penumpang anak harus memiliki kelengkapan dokumen yang sama seperti penumpang dewasa, terutama untuk penerbangan internasional.
Kebijakan Penumpang Hamil
  • Penumpang dengan usia kehamilan 36 minggu atau kurang diperbolehkan dalam penerbangan dengan durasi kurang dari empat jam.
  • Penumpang dengan usia kehamilan 34 minggu atau kurang diperbolehkan dalam penerbangan dengan durasi lebih dari empat jam.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diharuskan membawa surat keterangan dokter yang menyatakan usia kehamilan dan perkiraan tanggal persalinan. Surat keterangan dokter harus diserahkan paling lambat tujuh hari sebelum keberangkatan.
  • Penumpang dengan kehamilan ganda atau komplikasi (placenta previa, sejarah kelahiran prematur, dll) tidak disarankan untuk melakukan penerbangan jarak jauh. Penumpang harus mendapat izin dari maskapai untuk melakukan penerbangan.
  • Perlu diperhatikan bahwa beberapa negara, seperti Malaysia dan Singapura, tidak memperbolehkan penumpang dengan usia kehamilan lebih dari 6 bulan untuk terbang ke negaranya, kecuali penumpang tersebut adalah warga negaranya.
Kebijakan Penumpang dengan Disabilitas
  • Penumpang sakit yang diperbolehkan terbang adalah penumpang dalam kondisi stabil. Dokter yang merawat harus mengisi MEDIF (formulir informasi medis) yang menjelaskan secara merinci kondisi medis dan perlengkapan khusus yang dibutuhkan penumpang, seperti oksigen, kursi roda, atau tandu.
  • Penumpang harus melakukan konsultasi medis sebelum penerbangan untuk meminimalkan risiko kesehatan yang mungkin terjadi. Penumpang yang sakit harus membawa obat-obatan yang cukup untuk dibawa dalam tas kabin. Obat harus dipisahkan menjadi beberapa bagian berdasarkan dosis dan ukuran tablet untuk mengantisipasi hilangnya obat.
  • Selama penerbangan, penumpang disarankan menggunakan sepatu yang nyaman atau melepas sepatu, menggerakkan tubuh secara berkala, dan tetap terhidrasi untuk mencegah terjadinya economy class syndrome.
  • Thai Airways menyediakan kursi roda gratis bagi penumpang yang membutuhkan. Pemesanan kursi roda harus dilakukan selambat-lambatnya 48 jam sebelum keberangkatan.
  • Thai Airways akan mengantarkan penumpang hingga ke kursinya dalam pesawat, serta ke kamar mandi. Namun, penumpang harus mengurus keperluannya sendiri selama penerbangan.
  • Penumpang yang tidak mampu mengurus keperluannya sendiri selama penerbangan diharapkan membawa pendamping.
  • Penumpang yang membawa kursi roda sendiri diharapkan untuk menginformasikan dimensi kursi roda tersebut kepada Thai Airways agar dapat dinaikkan ke bagasi pesawat.
  • Jumlah kursi roda otomatis atau alat bantu gerak yang dapat dimasukkan ke pesawat dibatasi untuk setiap penerbangan. Jika kursi roda memiliki berat lebih dari 32 kg, penumpang harus mendapatkan izin khusus dari Thai Airways agar kursi roda dapat dibawa dalam penerbangan.

Kebijakan Check-in Thai Airways

Waktu Check-in Thai Airways

Informasi waktu check-in untuk penerbangan Thai Airways dapat Anda lihat pada tabel di bawah. Waktu check-in bisa berbeda jika penerbangan dioperasikan oleh maskapai partner Thai Airways. Silakan lihat e-tiket untuk memastikan waktu check-in Anda.

Rute Penerbangan

Waktu Check-in Ideal

Batas Waktu Check-in

Semua Rute

2 jam sebelum keberangkatan

1 jam sebelum keberangkatan

Check-in Thai Airways Online

Check-in online untuk penerbangan Thai Airways dapat Anda lakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman check-in Thai Airways
  2. Masukkan kode booking, atau detail pemesanan lainnya, sesuai instruksi
  3. Lengkapi detail check-in lainnya
  4. Simpan dan/atau cetak boarding pass Anda

Kebijakan Refund Thai Airways

Secara umum, refund dapat diajukan untuk alasan pribadi, sakit, kehamilan, kematian penumpang, pembatalan/pengubahan jadwal oleh maskapai, force majeure, atau pemesanan ganda. Namun, hal ini tetap bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai. Silakan kunjungi halaman Kebijakan Refund Thai Airways untuk informasi lengkap mengenai refund.

Kebijakan Reschedule Thai Airways

Untuk mengubah jadwal penerbangan, Anda dapat menggunakan fitur Easy Reschedule. Beberapa maskapai mengizinkan penggantian tanggal, jam, rute, dan maskapai. Tapi ada pula yang hanya mengizinkan penggantian tanggal dan jam penerbangan. Silakan kunjungi halaman Syarat & Ketentuan Reschedule Thai Airways untuk panduan lengkap mengenai pengubahan jadwal penerbangan Anda. Jika pengubahan jadwal tidak dapat Anda lakukan melalui Easy Reschedule, silakan langsung hubungi Thai Airways.


 

Tentang Thai Airways

Thai Airways (kode IATA: TG), atau yang biasa disebut THAI, merupakan satu-satunya maskapai penerbangan yang membawa bendera negara Thailand. Maskapai yang juga merupakan salah satu pendiri Star Alliance ini memiliki visi untuk menjadi maskapai pilihan nomor satu dan mengusung slogan “I FLY — Smooth as silk” (“Saya Terbang Selembut Sutra”). Dari Bandara Suvarnabhumi, Thai Airways mengoperasikan penerbangan ke 84 destinasi di seluruh dunia dengan armada yang berjumlah 94 pesawat dan 22.684 anggota kru. Rute penerbangan Thai Airways didominasi oleh penerbangan tujuan Eropa, Asia Timur, Asia Selatan, serta Asia Tenggara. Maskapai ini juga melayani penerbangan ke lima kota di Oseania. Thai Airways merupakan maskapai Asia Pasifik pertama yang melayani penerbangan ke Bandara Heathrow di London dan memiliki jumlah penumpang terbesar di Eropa. Sejak kehadirannya pada 1988, maskapai ini terus mengedepankan inovasi teknologi dalam usahanya, sambil tetap menyebarkan budaya dan tradisi Thailand ke seluruh dunia. Hal tersebut terbukti dari berbagai penghargaan yang diperoleh Thai Airways, antara lain Best Economy Class Seats dan Best Premium Economy Class Catering pada 2011. Pada 2014, Thai Airways mendapat penghargaan Asia's Best Cabin Staff, sementara pada 2016, dianugerahi titel Most Improved Airline dan Best Airline Spa Facility. Dalam operasinya sehari-hari, Thai Airways menawarkan tiga kelas penerbangan, yaitu Economy Class, Premium Economy Class, Royal Silk Class (kelas bisnis), dan Royal First Class (kelas satu). Thai Airways sering menawarkan tiket murah dan dikenal sebagai penyedia pelayanan penerbangan ekonomi berkualitas. Kursinya di Economy Class tergolong cukup luas dan dilengkapi oleh sistem audio visual on demand (AVOD) yang menyediakan berbagai fasilitas hiburan, mulai dari film hingga praktik meditasi. Penumpang Economy Class mendapat kapasitas bagasi terdaftar sebesar 20 kg, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional. Penumpang Royal Silk Class mendapat kapasitas bagasi sebesar 40 kg, sementara penumpang Royal First Class dapat membawa bagasi hingga 50 kg. Kapasitas bagasi tambahan sebesar 10 kg disediakan untuk bayi yang tidak menempati kursi sendiri, belum termasuk gendongan bayi dan kereta bayi. Sementara itu, anak berusia 2 – 11 tahun yang menempati kursi sendiri mendapatkan jatah bagasi yang sama seperti penumpang dewasa. Thai Airways juga menawarkan program Royal Orchid Plus untuk penumpang yang ingin mendapat poin berupa Qualifying Miles (Q Miles) saat terbang bersama Thai Airways atau maskapai lainnya yang tergabung dalam Star Alliance. Keanggotaan Royal Orchid Plus terbagi empat golongan, yaitu Basic, Silver, Gold, dan Platinum. Anggota Royal Orchid Plus Silver mendapatkan kapasitas bagasi tambahan sebesar 10 kg, sementara anggota Royal Orchid Plus Gold mendapatkan kapasitas bagasi tambahan sebesar 20 kg. Selain itu, poin yang telah dikumpulkan dapat ditukarkan untuk mendapatkan peningkatan kelas penerbangan, voucher menginap di hotel, tiket bioskop gratis, voucher barang dan jasa, serta berbagai penawaran menarik lainnya. Untuk penerbangan internasional, konter check-in akan ditutup 40 menit sebelum waktu keberangkatan dan gerbang akan ditutup 10 menit sebelum jadwal keberangkatan. Sementara untuk penerbangan domestik, proses check-in harus dilakukan selambat-lambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan dan gerbang akan ditutup 10 menit sebelum pesawat berangkat.

Sejarah Thai Airways

Pada awal berdirinya pada 1960, Thai Airways merupakan sebuah hasil kerja sama dengan Scandinavian Airlines (SAS), yang memegang 30% dari saham perusahaan yang baru terbentuk tersebut. Kolaborasi ini bertujuan membangun unit usaha penerbangan internasional dari penerbangan domestik Thai Airways Company yang telah ada sebelumnya. SAS memberikan pelatihan operasional, manajerial dan pemasaran agar Thai Airways dapat menjadi maskapai nasional yang mandiri dalam waktu singkat. Seiring berjalannya waktu, pemerintah Thailand mulai mengambil alih tanggung jawab manajerial dan mengurangi persentase jumlah para ekspatriat dalam Thai Airways. Pada 1 April 1977, setelah 17 tahun kerja sama antara THAI dengan SAS, pemerintah Thailand membeli sisa saham yang dimiliki SAS sehingga Thai Airways beralih menjadi maskapai yang sepenuhnya dimiliki pemerintah. Pada saat itu, Thai Airways sudah mengoperasikan penerbangan ke sembilan negara dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok. Hingga pada 1987, jumlah ekspatriat menurun drastis hingga 1% dari total staf maskapai Thai Airways. THAI sudah terdaftar dalam Bursa Saham Thailand sejak 1991 dengan Kementerian Keuangan Thailand sebagai pemegang saham terbesar, yaitu lebih dari 50%, sementara 47% sisanya diperdagangkan di bursa saham Thailand. Pada 1997, Thai Airways merencanakan privatisasi, yang merupakan pertama kalinya dalam sejarah Thailand. Selama periode 2000-an, Thai Airways terus mengembangkan bisnisnya dengan menambah rute penerbangan dan armada pesawat. Thai Airways juga membuat rute non-stop dari Bangkok ke New York dan Bangkok ke Los Angeles pada 2005 dengan menggunakan pesawat Airbus A340-500s. Pada saat itu, kedua rute penerbangan ini menjadi penerbangan non-stop paling panjang di dunia. Namun, karena mahalnya harga minyak dunia, aturan pembatasan berat bagasi, dan semakin mahalnya harga tiket, maskapai menutup penerbangan layanan non-stop ke Amerika Serikat ini pada 2008. Penerbangan ke Los Angeles kemudian dialihkan menjadi penerbangan dengan satu kali transit di Seoul pada Mei 2012. Armada yang digunakan bukan lagi A340s, tapi Boeing 777-200ER. Pada 2006, Thai Airways memindahkan pusat operasinya ke Bandara Suvarnabhumi Bangkok yang baru. Maskapai ini juga memperbarui citra perusahaan melalui peluncuran seragam kru maskapai yang baru, susunan kursi yang baru, serta pembaruan pelayanan di darat dan udara. Pada dekade ini, Thai Airways juga mengembangkan rute jaringan di luar pusat bandara Bangkok. Beberapa rute penerbangan yang diluncurkan antara lain adalah dari Phuket ke Tokyo-Narita, Seoul-Incheon, dan Hong Kong. Namun di akhir 2000-an pertumbuhan ini terhambat akibat kenaikan harga minyak dunia, konflik politik di Thailand, serta krisis ekonomi global di akhir 2000-an. Untuk pertama kalinya, Thai Airways mengalami kerugian pada 2008 setelah 40 tahun selalu mengalami keuntungan. Namun setelah melakukan restrukturisasi, yang didalamnya termasuk kebijakan penundaan pengiriman A380 Airbus selama dua tahun, Thai Airways mulai mendapatkan keuntungannya kembali. Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-50, Thai Airways mulai meningkatkan pelayanannya dengan membeli Boeing 787 dan Airbus A350 yang hemat biaya, serta melakukan perbaikan pada kabin Boeing 747 dan Boeing 777. Thai Airways kemudian meluncurkan penerbangan percobaan pada Desember 2011, sebagai bagian dari program tanggjung jawab sosial perusahaan, yang kemudian disebut dengan "Travel Green". Program ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dioksida pada perjalanan udara regional dan memantapkan posisi Thailand sebagai "bio hub" di Asia. Dengan melakukan hal ini, Thai Airways telah mengambil langkah pertamanya untuk menjadi maskapai pertama di Asia yang menggunakan biofuel pada penerbangan komersialnya.

Kontak Thai Airways

(+6221) 390-3588

Alamat Thai Airways

Thai Airways
Wisma Nusantara 26th Floor JL.M.H. Thamrin No.59 Jakarta 10350 Indonesia

Bagikan

Google Plus Share Scroll Top

Bagikan

Google Plus Share Scroll Top
evtbvsrwfq